Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo periode 2026–2034 memasuki babak baru. Jarot Bintoro, sosok yang mencuri perhatian sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) termuda.
Secara resmi Jarot Bintoro mendapat nomor urut 3 dalam rapat pleno terbuka penetapan dan pengundian nomor urut di Pendopo Desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (01/03/2026) malam.
Pria yang memiliki latar belakang perjuangan hidup mandiri sejak yatim di bangku SD ini mengaku bersyukur atas kelancaran proses tahapan politik tingkat desa itu. Usai pengundian, Jarot menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukungnya yang berasal dari Dusun Losari hingga Dusun Menyanggong Desa Kletek. Menurutnya, antusiasme warga yang mengawal sejak pendaftaran adalah energi utama dalam pencalonannya.
"Alhamdulillah, pleno berjalan kondusif. Terima kasih kepada seluruh warga yang mengawal langsung maupun yang memberi doa dan semangat dari rumah. Dukungan ini adalah amanah," ujar Jarot Bintoro kepada republikjatim.com, Rabu (03/03/2026).
Meski proses berjalan lancar, Jarot sempat memberikan catatan kritis terkait jalannya acara rapat pleno itu. Jarot menyayangkan dibatalkannya sesi penyampaian visi dan misi yang sebelumnya dijadwalkan dalam undangan.
"Momen (penyampaian visi dan misi) itu sangat krusial bagi masyarakat. Terutama, bagi para Ketua RT dan RW, untuk membedah kualitas calon pemimpin mereka," ungkapnya.
Namun demikian, Jarot menegaskan komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel adalah harga mati yang melampaui sekadar janji kampanye.
"Pelayanan prima itu di atas visi dan misi kami. Itu adalah kewajiban dasar dalam pengabdian sebagai Kades," tegasnya.
Uniknya, Jarot memaknai mendapatkan angka 3 yang didapatnya dengan pendekatan spiritual. Memasuki momentum Ramadan, Jarot mengaitkan nomor urutnya itu dengan tiga pedoman kepemimpinan yang diambil dari Al-Qur'an.
"Dengan visi yang disusun melalui diskusi bersama aktivis, pemuda dan tokoh masyarakat, kami optimis mampu membawa Desa Kletek ke arah yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. Program kami membangun TPS 3R, Sport Center dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) harus terealisasi," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi