Ketua Fraksi Golkar Nizar : Soeharto Dianugerahi Pahlawan Nasional Atas Pengabdian 32 Tahun Inspirator Swasembada Pangan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sidoarjo, Moch Nizar
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sidoarjo, Moch Nizar

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Apresiasi terhadap anugerah Pahlawan Nasional yang diberikan Presiden RI, Prabowo Subianto terhadap Presiden RI ke 2, H M Soeharto terus mengalir. Bahkan, Survei tim Intelligence and National Security Studies (INSS) Tahun 2025 menunjukkan 84,25 persen masyarakat menilai Soeharto layak dianugerahi gelar itu, karena jasanya dalam pembangunan ekonomi dan menjaga stabilitas nasional selama 32 tahun. Begitu juga Soeharto dikenang sebagai salah satu peletak dasar Program Swasembada Pangan Nasional.

Dukungan dan apresiasi itu, juga diberikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sidoarjo, M Nizar. Menurutnya, Presiden RI kedua H M Soeharto sepatutnya mendapatkan anugerah Pahlawan Nasional itu, karena sebagai Bapak Pembangunan sekaligus peletak dasar program swasembada pangan nasional. Bahkan, karena program swasembada pangan nasional itu, mendorong terciptanya stabilitas politik nasional.

"Kami menilai penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Pak Soeharto itu, berdasarkan sejarah panjang bangsa ini secara utuh dan tanpa bias politik masa lalu. Kami yakin Presiden RI Prabowo membaca sejarah itu, dengan kepala dingin dan perspektif utuh. Sehingga Pak Soeharto menjadi bagian penting dari perjalanan Republik Indonesia dengan kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan bangsa, stabilitas politik nasional dan mampu menjaga swasembada pangan nasional," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sidoarjo, M Nizar kepada republikjatim.com, Selasa (11/11/2025).

Bagi Nizar kepemimpinan Soeharto kala itu, tidak dapat dilepas dari konteks geopolitik yang penuh ancaman. Yakni ketika Indonesia baru keluar dari konflik ideologi dan menghadapi risiko disintegrasi bangsa. Karena itu, anugerah pahlawan itu, selayaknya disematkan kepada Soeharto dengan menilainya secara objektif, tanpa kepentingan politik tertentu.

"Karena publik masih menilai jasa terbesar Pak Soeharto ada di sektor pertanian. Terutama, keberhasilan dalam menjaga swasembada beras nasional dan upayanya memperkuat ekonomi dan menjaga stabilitas politik nasional," ungkap Nizar yang tercatat sebagai politisi senior Partai Golkar Sidoarjo ini.

Bagi politisi yang akrab disapa Nizar ini, pemberian gelar pahlawan nasional itu, dapat memperkuat semangat nasionalisme bangsa. Apalagi, dengan masa jabatan sebagai Presiden selama 32 tahun, kesulitan bagi semua pihak untuk menghilangkan objektivitas sejarah.

"Artinya dalam sejarah panjang itu, Presiden Soeharto telah memberikan peran besar bagi bangsa ini. Banyak kebijakan Soeharto yang memiliki dampak positif bagi kesejahteraan rakyatnya. Termasuk, atas lahirnya Partai Golongan Karya (Golkar). Itu juga atas perjuangan Pak Soeharto saat itu yang mampu membesarkan nama partai Golkar dengan lambang utama Pohon Beringin ini," tegas politisi asal Dapil IV meliputi wilayah Kecamatan Krian, Balongbendo dan Kecamatan Tarik ini.

Karena itu, Nizar berperan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada para mantan Presiden RI itu, harus dilihat sebagai bentuk penghormatan negara kepada para pemimpin bangsa. Karena apa pun sejarahnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pendahulunya (goodfather).

"Semua harus berani mengapresiasi jasa para mantan Presiden itu. Ini bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan, tetapi menempatkan sejarah dalam bingkai keadilan dan perspektif politik yang utuh. Karena nilai-nilai kepemimpinan Pak Soeharto seperti pembangunan berkelanjutan, disiplin, nasionalisme, mikul dhuwur mendem jeroh dan nilai-nilai politik dan kebijakan lainnya, tetap relevan untuk generasi saat ini," papar politisi senior Partai Golkar asal Kecamatan Krian ini.

Nizar juga berharap sekaligus mengajak kader partai Golkar dan masyarakat untuk mengambil pelajaran baik dan positif dari nilai-nilai kehidupan dan filosofi yang diberikan Soeharto.

"Misalnya prinsip seperti ojo dumeh dan ojo gumunan itu masih sangat relevan hari ini. Jangan sombong, jangan kagetan, jangan ikut-ikutan cuma karena ramai. Itu penting untuk kehidupan saat ini," pungkas Nizar yang juga anggota Komisi C DPRD Sidoarjo ini.

Diketahui, selain Presiden Kedua Soeharto, ada sembilan tokoh lain yang juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 10 Nopember 2025 kemarin. Mereka adalah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Muhammad Syaikhona Kholil, Marsinah, Mochtar Kusumaatmaja, Hajjah Rahma El Yunusiyyah, Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Tuan Rondahaim Saragih dan Zainal Abidin Syah. Ary/Waw

Berita Terbaru

Perkuat DTSEN Dorong Sekolah Rakyat, Kemensos Bersama Pemkab Sidoarjo Sinergikan Program Strategis Presiden Prabowo

Perkuat DTSEN Dorong Sekolah Rakyat, Kemensos Bersama Pemkab Sidoarjo Sinergikan Program Strategis Presiden Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 20:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 20:23 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo siap mendukung penuh dan mengawal program-program pemerintah pusat. Termasuk program Kementrian Sosial dalam…

Hadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Tarbiyatul Fudlola Prambon, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Tetap Guyub Jelang Pilkades

Hadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Tarbiyatul Fudlola Prambon, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Tetap Guyub Jelang Pilkades

Jumat, 06 Feb 2026 19:52 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 19:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni penutupan tahun ajaran saja. Melainkan bentuk rasa syukur sekaligus muhasabah atau…

Pemkab Sidoarjo Terapkan Parkir Non Tunai QRIS Sekaligus Siapkan Kantong Parkir Saat CFD

Pemkab Sidoarjo Terapkan Parkir Non Tunai QRIS Sekaligus Siapkan Kantong Parkir Saat CFD

Jumat, 06 Feb 2026 14:59 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mulai menerapkan sistem parkir non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada lima…

Tanggulangin Fair Kembali Digelar, Dorong Transformasi Perajin Kulit Lokal Naik Kelas Rambah Ekspor

Tanggulangin Fair Kembali Digelar, Dorong Transformasi Perajin Kulit Lokal Naik Kelas Rambah Ekspor

Jumat, 06 Feb 2026 14:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan industri kreatif daerah melalui penyelenggaraan …

Siswa SD Al Muslim Galih Potensi Public Speaking Class on Tour di Kece Media Unesa, Siap Jadi Generation Broadcasters

Siswa SD Al Muslim Galih Potensi Public Speaking Class on Tour di Kece Media Unesa, Siap Jadi Generation Broadcasters

Jumat, 06 Feb 2026 14:03 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 14:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SD Al Muslim menyelenggarakan kegiatan Public Speaking Class on Tour ke Kece Media Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis…

Jaga Alun-Alun, Pemkab Sidoarjo Ajak Warga Berperilaku Tertib Lingkungan Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Jaga Alun-Alun, Pemkab Sidoarjo Ajak Warga Berperilaku Tertib Lingkungan Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 06 Feb 2026 10:59 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk berperilaku tertib lingkungan sebagai dukungan terhadap gerakan Indonesia ASRI…