Bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Ambruk

Siapkan 5 Crane dan 300 Kantong Jenazah, Wali Santri Sepakati Evakuasi Korban Reruntuhan Musala Gunakan Alat Berat

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ALAT BERAT - Hari keempat ambruknya bangunan Musala Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, orang tua (wali santri) yang anaknya belum ditemukan dialog dengan tim SAR Gabungan menyepakati proses mempercepat evakuasi menggunakan alat berat, Kamis (02/10/2025).
ALAT BERAT - Hari keempat ambruknya bangunan Musala Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, orang tua (wali santri) yang anaknya belum ditemukan dialog dengan tim SAR Gabungan menyepakati proses mempercepat evakuasi menggunakan alat berat, Kamis (02/10/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memasuki hari keempat pasca runtuhnya bangunan Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, para orang tua dan wali santri yang anaknya masih belum ditemukan dikumpulkan tim SAR Gabungan untuk menyepakati langkah lanjutan proses mempercepat evakuasi.

Dalam pertemuan yang digelar di sekitar lokasi kejadian itu, para wali santri menyetujui penggunaan alat berat untuk membantu proses pencarian korban yang tertimbun reruntuhan bangunan musala itu. Keputusan berat ini diambil setelah masa pencarian darurat (golden time) dinyatakan berakhir. Selain itu, disinyalir sudah tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi dari dalam puing reruntuhan bangunan itu.

Dalam pertemuan itu, turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta perwakilan Forkopimda. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menangani musibah ini. Meskipun turut memperdalam emosi para keluarga korban yang masih menanti kabar kondisi terakhir anak-anaknya itu.

Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit mengatakan sejak Rabu malam hingga Kamis hari ini, pencarian manual menggunakan metode verbal dan alat pendeteksi suara tidak menunjukkan hasil positif.

"Karena hasilnya nihil, kami mulai mempersiapkan opsi penggunaan alat berat. Tapi, keputusan ini kami bawa ke forum bersama keluarga korban. Kami tidak ingin mengambil langkah tanpa persetujuan mereka," ujar Nanang Sigit di lokasi kejadian, Kamis (02/10/2025).

Nanang menegaskan seluruh proses evakuasi akan dijalankan dengan sangat ekstra hati-hati. Harapannya, agar tetap menghormati keberadaan korban di lokasi kejadian itu.

"Kami tidak ingin gegabah. Koordinasi dengan wali santri dan pihak keluarga sangat penting. Mereka yang paling berhak mengetahui setiap keputusan evakuasi. Dalam rapat terakhir, mereka sepakat untuk menggunakan alat berat," tegasnya.

Untuk mendukung proses evakuasi, Basarnas telah menyiapkan lima unit crane, 30 ambulans, 300 kantong jenazah serta 30 dump truk untuk mengangkut puing bangunan maupun barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD serta relawan masih terus berupaya melakukan pencarian dengan metode manual. Sementara suasana di posko gabungan masih dipenuhi harapan dan keharuan di tengah para keluarga yang menunggu perkembangan terbaru tentang nasib anak-anak mereka. Ary/Waw

Berita Terbaru

Dukung Operasi SAR Saat Bangunan Ponpes Al Khoziny Runtuh, Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan Basarnas RI

Dukung Operasi SAR Saat Bangunan Ponpes Al Khoziny Runtuh, Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan Basarnas RI

Senin, 16 Mar 2026 17:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 17:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Republik Indonesia (Basarnas) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sidoarjo Janji Perbaiki Puluhan Rumah Korban Puting Beliung di Sedati dan Waru

Bupati Sidoarjo Janji Perbaiki Puluhan Rumah Korban Puting Beliung di Sedati dan Waru

Senin, 16 Mar 2026 17:00 WIB

Senin, 16 Mar 2026 17:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (15/03/2026) sore kemarin. Dampaknya beberapa rumah di…

Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

Senin, 16 Mar 2026 16:00 WIB

Senin, 16 Mar 2026 16:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Gelombang protes mewarnai kantor Polresta dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin (16/03/2026). Massa yang tergabung …

Ironi "Bollywood" Sidoarjo, Ikut Hadiri Pesta Bupati Subandi Mala Janji Tegur Sekda Secara Lisan

Ironi "Bollywood" Sidoarjo, Ikut Hadiri Pesta Bupati Subandi Mala Janji Tegur Sekda Secara Lisan

Senin, 16 Mar 2026 12:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Acara Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Buka Puasa Bersama (Bukber) puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Berharap Ribuan Perusahaan Lain Tergugah, Pemkab, Baznas Sidoarjo dan Siantar Top Peduli Santuni 1.000 Anak Yatim

Berharap Ribuan Perusahaan Lain Tergugah, Pemkab, Baznas Sidoarjo dan Siantar Top Peduli Santuni 1.000 Anak Yatim

Senin, 16 Mar 2026 10:47 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah diisi dengan santunan kepada anak yatim. Ada 1.000 anak yatim yang diasuh oleh puluhan…

Lomba Musik Patrol 2026, Jadi Ajang Unjuk Kreativitas, Silaturrahmi Antar Generasi Muda Serta Dongkrak Budaya Lokal

Lomba Musik Patrol 2026, Jadi Ajang Unjuk Kreativitas, Silaturrahmi Antar Generasi Muda Serta Dongkrak Budaya Lokal

Minggu, 15 Mar 2026 21:51 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kompetisi musik patrol memperebutkan piala Bupati Sidoarjo kembali diselenggarakan Tahun 2026 ini. Acara itu, mengusung tema …