Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik semakin baik, bakal menjadi konsistensi Pemkab Sidoarjo. Karena itu, digitalisasi pelayanan publik bakal terus dirancang dan dikembangkan bagi kemajuan pelayanan publik di Sidoarjo.
Saat ini, tengah dirancang aplikasi terpadu yang akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan publik secara online. Pemkab Sidoarjo sendiri bakal segera menciptakan aplikasi Super Apps Sidoarjo. Lewat aplikasi ini, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan publik hanya dalam genggaman Hand Phone (HP).
Dinas Kominfo Sidoarjo melakukan studi tiru ke Pemerintah Kota Yogyakarta, Rabu (17/09/2025). Tujuannya, ingin mengetahui langsung pengembangan aplikasi JSS (Jogja Smart Service) yang dibangun Dinas Kominfo dan Persandian Pemkot Yogya tersebut. Aplikasi yang pernah mengikuti kompetisi pelayanan publik internasional itu, bakal dicoba direplikasi pada aplikasi Super Apps Sidoarjo.
Studi tiru yang dipimpin Pranata Komputer Ahli Muda Dinas Kominfo Sidoarjo, Moh Wahyudi Nafi`i itu membawa misi besar bagi kemajuan digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Karena itu, beberapa programer dibawa sertanya. Studi tiru dilakukan ke Dinas Kominfo dan Persandian Pemkot Yogya sebagai pencipta aplikasi JSS itu. Rombongan saat itu diterima langsung Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Suciati Sah.
Moh Wahyudi Nafi`i mengatakan aplikasi JSS menjadi referensi bagi pembangunan aplikasi Super Apps Sidoarjo ke depan. Ia melihat aplikasi JSS menjadi aplikasi terpadu yang saat ini, ingin dirancang Dinas Kominfo Sidoarjo. Menurutnya, Pemkab Sidoarjo memiliki berbagai aplikasi layanan publik. Namun aplikasi digital ini, masih terpisah-pisah.
"Pemkab Sidoarjo menginginkan seluruh aplikasi yang ada dapat diakses di satu aplikasi. Kami mendapat tuntutan agar menyatukan seluruh aplikasi pelayanan masyarakat menjadi satu," ujarnya.
Wahyudi menjelaskan setidaknya ada 120 aplikasi layanan publik yang dimiliki Pemkab Sidoarjo. Ratusan aplikasi itu, bakal coba disatukannya persis seperti pada aplikasi JSS. Untuk itu, ia ingin mengetahui dengan jelas roadmap aplikasi JSS yang akan sangat berguna bagi aplikasi Super Apps Sidoarjo ke depan.
"Kami ingin mengetahui roadmap aplikasi JSS untuk mengetahui langsung gambaran umum dalam merancang Super Apps Sidoarjo dalam tiga tahun ke depan," katanya.
Sementara Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Suciati Sah menyampaikan Jogja Smart Service menjadi layanan berbasis digital Pemerintah Kota Yogyakarta yang terpadu dan terintegrasi melalui aplikasi sistem informasi. Aplikasi JSS tersedia dalam platform web dan mobile. Masyarakat yang ingin memperoleh layanan publik Pemkot Yogya dapat mengunjungi web jss.jogjakota.go.id atau langsung di aplikasi JSS yang didownload di HP android maupun HP iOS.
"Jadi, tujuannya memudahkan pengguna untuk mendapatkan layanan digital baik itu melalui web maupun mobile. Karena aplikasi JSS bisa diakses di kedua platform itu," tegasnya.
Suciati menilai inisiasi JSS adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang baik dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Ia mengakui aplikasi JSS sendiri berbasis Single ID, Single Window dan Single Sign On. Prinsipnya mengumpulkan semua layanan ke dalam satu wadah menggunakan satu credential.
"Masyarakat pengguna hanya memerlukan satu kali login untuk masuk ke semua fitur layanan. Semua data dan sistemnya sudah terintegrasi. Jadi melalui aplikasi JSS penggunaan bisa mengakses 248 layanan yang ada pada aplikasi JSS ini," ungkapnya.
Baginya, aplikasi JSS yang dibangun sejak Tahun 2018 itu terus dikembangkan. Saat ini, sudah masuk versi terbaru 7.0. Penggunaan aplikasi JSS saat ini tidak hanya untuk keperluan pelayanan publik saja. Namun, untuk keperluan internal pegawai Pemkot Yogyakarta. Sampai bulan Agustus 2025 ini saja,
JSS digunakan lebih dari 255.000 pengguna terverifikasi.
"Dalam perjalanannya, JSS terus melakukan evaluasi dan pembaruan layanan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan perkembangan teknologi. Dari awal peluncuran di 7 Juni 2018 sampai dengan saat ini pengembangan JSS sudah sampai di versi 7.0," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi