Dituding Selewengkan Dana APBDes, Warga Boro Tanggulangin Tuntut Kades Turun dari Jabatannya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DEMO - Ratusan warga Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa setempat, Selasa (16/09/2025).
DEMO - Ratusan warga Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa setempat, Selasa (16/09/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa setempat, Selasa (16/09/2025). Ratusan massa ini mendesak Kepala Desa (Kades) Boro, Mochammad Shoicunuruddin lengser dari jabatannya. Warga menduga Kades ini terlibat dalam kasus dugaan penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Desa Boro dan didampingi LSM Seven Gab ini, mulai pagi membentangkan sejumlah spanduk serta poster kecaman. Mereka menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah segera mengaudit serta menginvestigasi pengelolaan keuangan Desa Boro.

Sejumlah spanduk dan poster kecaman itu diantaranya bertuliskan Turunkan Kades Korup, Kades Ojok Sok Kuwoso, Kades Nyodok Terus Desa Tak Terurus, Lurah Tidak Lagi Bisa Dipercaya, Masyarakat Bersatu untuk Desa Boro, Butuh Uang Jujur Ae dan lain-lainnya.

Koordinator Aksi, Hariadi yang akrab disapa Banteng menyebut ada 15 poin tuntutan warga dalam aksi demo itu. Namun semua terangkum dalam tiga poin utama. Pertama, transparansi pengelolaan APBDes, terutama setoran hasil lelang tanah kas desa periode 2024 - 2025. Kedua, keterbukaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejak 2023 - 2025 yang dinilai tidak jelas penggunaannya. Ketiga, realisasi program pembangunan yang telah dianggarkan namun tak kunjung terlaksana.

"Dana desa itu, seharusnya digunakan untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Tapi faktanya, banyak program tidak berjalan, tidak ada pembangunan dan kegiatan pemberdayaan mandek (macet)," ujar Hariyadi Banteng di sela aksi, Selasa (16/09/2025).

Selain itu, lanjut Hariyadi warga juga menuding pemerintah desa minim transparansi dalam pelaporan seluruh penggunaan keuangan desa. Hal ini, lantaran Musyawarah Desa (Musdes) dianggap hanya formalitas tanpa penjelasan detail mengenai realisasi anggaran.

"Kami tidak ingin desa ini semakin terpuruk. Kalau Kades tidak mundur, aksi akan kami lanjutkan dengan massa lebih besar," tandas salah seorang peserta aksi dibarengi teriakan semangat warga dengan yel-yel mendesak Kades agar segera mundur.

Meski sempat memanas, aksi berjalan kondusif dengan pengawalan ketat aparat Polsek dan Koramil Tanggulangin. Perwakilan warga kemudian diterima pihak kecamatan untuk menyampaikan aspirasi secara tertulis.

Dalam forum mediasi itu, Kades Boro, Mochammad Shoicunuruddin, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengakui sebagian hasil lelang tanah desa Tahun 2024 tidak sepenuhnya masuk ke Rekening Kas Desa.

"Sebagian uang lelang memang masuk ke rekening desa, tetapi tidak cukup. Sisanya, saya berikan kepada empat perangkat desa," katanya.

Pernyataan itu justru semakin memicu kecurigaan warga atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan penggunaan anggaran itu. Namun,
Kades yang akrab disapa Udin ini menambahkan, salah satu tuntutan warga terkait proyek pengurukan di TPST berawal dari kondisi banjir di Sungai Gedangrowo. Ia mengklaim telah menggelar musyawarah desa bersama perwakilan 25 RT yang menyetujui langkah pengurukan dengan bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo.

"Atas hasil rapat itu, dua hari berikutnya saya harus memberikan jawaban tertulis kepada warga," ucapnya.

Sementara Kapolsek Tanggulangin, AKP Anggono menegaskan kebebasan berpendapat di muka umum dijamin undang-undang. Namun, tetap harus dilakukan dengan tertib dan kondusif.

"Kami persilahkan menyampaikan aspirasi, tetapi harus tetap dalam suasana kondusif dan aman," ucapnya.

Camat Tanggulangin, Sabino Moriano memastikan pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan warga dengan melaporkan seluruh tuntutan warga ke Bupati Sidoarjo dan Inspektorat Pemkab Sidoarjo.

"Seluruh aspirasi warga kami terima. Proses pemeriksaan akan dilakukan sesuai prosedur. Dalam dua hari ke depan, kami akan mendampingi Kepala Desa (Kades) memberikan jawaban kepada masyarakat Boro," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…