Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Pengelolaan Keuangan Ratusan Pelaku UMKM di Sememi Surabaya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENDAMPINGAN - Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) memberi pendampingan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.
PENDAMPINGAN - Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) memberi pendampingan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.

i

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) memberi pendampingan pengelolaan keuangan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya. Kegiatan ini, dalam rangka tidak hanya untuk proses pendamping masyarakat saja, akan tetapi juga mengajak para pelaku usaha itu, melaksanakan upgrading (perbaikan dan pengembangan) pengelolaan keuangan dalam usahanya masing-masing.

Lurah Sememi, Kecamatan Benowo, Pemkot Surabaya, Ir Okto Narwanto mengapresiasi program Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) tim dosen dan mahasiswa FEB, UWKS ini. Menurutnya, saat ini pembangunan di Surabaya tidak bisa dilaksanakan jajaran Pemkot Surabaya saja. Akan tetapi, juga dibutuhkan sinergi dan kerjasama dari setiap elemen masyarakat yang ada di wilayah Pemkot Surabaya.

"Salah satu bentuk partisipasi dan kerjasama aktif elemen masyarakat itu diwujudkan dan direalisasikan melalui Program Penmas dari tim dosen dan mahasiswa FEB UWKS bagi para pelaku UMKM di Kelurahan Sememi," ujar Okto Narwanto kepada republikjatim.com, Senin (25/08/2025).

Ketua Tim Penmas FEB UWKS, Drs Ec Iman Karyadi, MM, Ak, CA menguraikan program pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu tugas pokok (Dharma) dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yakni selain pendidikan, pengajaran dan penelitian juga ada Program Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas). Yakni soal
pengetahuan tentang Upgrading Pengelolaan Keuangan Perusahaaan sangatlah penting bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Khususnya, para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang ada di Kelurahan Sememi.

"Dengan melakukan Upgrading Pengelolaan Keuangan yang Efektif diharapkan akan dapat menghasilkan
keputusan yang tepat dalam mencari dan menggunakan dana usaha yang bersangkutan," ungkap Iman Karyadi.

Selain itu, dosen yang akrab disapa Iman ini memaparkan terdapat terdapat empat permasalahan mendasar dalam pengelolaan UMKM. Khususnya, masalah pengelolaan keuangannya pada UMKM. Yakni UMKM dianggap sebagai usaha sampingan. Dengan demikian dalam pengelolaan usaha dan operasional usahanya tidak memiliki target dan pengukuran kinerja yang jelas. Hal ini, lantaran pemahaman dan pengetahuan manajerial usaha yang lemah.

"Termasuk, tidak adanya pemisahan harta kekayaan perusahaan (konsep entitas) tidak dilakukan. Bahkan, tidak dilakukan pencatatan (pembukuan) atas transaksi keuangan perusahaan," tegasnya.

Hal senada disampaikan anggota Tim Penmas FEB UWKS, Matheous Tamonsang SE MSi. Menurutnya, UMKM sudah terbukti menjadi salah satu usaha yang mampu bertahan S
survive di tengah krisis ekonomi. Diantaranya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang begitu masif. Saat ini, justru mampu menyerap tenaga kerja terbanyak dibandingkan sektor usaha lainnya serta mampu memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Jawa Timur sebesar 57,25 persen.

"Kondisi yang terjadi saat ini yang melatar belakangi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan harapan akan bisa memberikan bekal serta membantu para pelaku usaha mikro di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Tujuan dan sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini pendampingan dan bimbingan teknis melakukan pengelolaan keuangan yang efektif. Akhirnya, pencapaian kinerja (laba) usaha bisa lebih optimal," pintanya.

Begitu pula anggota Tim Penmas FEB UWKS lainnya, Dijah Julindrastuti, SE M Ak. Menurutnya, UMKM terbukti menjadi salah satu usaha yang mampu bertahan (survive) di tengah pandemi Covid masa lalu. Bahkan saat itu, memicu kondisi krisis ekonomi global saat ini.

"Program pengabdian kepada masyarakat ini menjadi program lanjutan yang dilaksanakan secara berkelanjutan pada program-program pengabdian pada tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, pelaksanaan Penmas ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Diantaranya melakukan survei pendahuluan pada lokasi dan wawancara dengan para pengurus usaha mikro di Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo. Termasuk, menggali permasalahan yang ada dilapangan. Kemudian, dilakukan dengan memberi pemahaman tentang konsep pengelolaan bisnis (usaha), khususnya dalam hal pengelolaan keuangan usaha. Selain itu, memberi tutorial tentang menyusun anggaran atau Rencana Anggaran Belanja (RAB). Kemudian terakhir, memberi pendampingan tentang praktek pembukuan keuangan sampai menyusun laporan keuangan secara sederhana," urainya.

Sementara dalam pembentukan paguyuban pelaku usaha mikro di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo pada dasarnya didasari rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam berusaha dari pelaku usaha industri perajin batik dan kuliner (Semanggi). Dalam hal ini para pelaku usaha makanan Semanggi di Kelurahan Sememi yang saat ini menghimpun lebih dari 164 pelaku usaha yang tidak hanya berdagang Semanggi saja. Akan tetapi, saat ini juga terdapat pelaku usaha kerajinan batik, industri kue basah, pedagang kelontong dan lain sebagainya.

"Gambaran Ilmu Pengetahuan yang akan direalisasikan bagi pelaku usaha di Kelurahan Sememi itu diantaranya
penerapan pemahaman tentang pentingnya untuk melakukan upgrading atas pengelolaan keuangan usaha.
Penerapan penyusunan rencana keuangan usaha dalam jangka pendek.
Penerapan penyusunan hasil operasi usaha (Laporan laba atau rugi usaha). Terakhir, pengambilan keputusan keuangan usaha, khusunya keputusan jangka pendeknya," pungkas Ketua Tim Penmas FEB UWKS, Drs Ec Iman Karyadi, MM, Ak, CA. Ary/Waw

Berita Terbaru

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan kembali diwujudkan.…

Gema Sholawat di Pusat Perbelanjaan Bersamaan Harlah PKB ke 28, Mendadak Lippo Mall Sidoarjo Berubah Jadi Lautan Jamaah

Gema Sholawat di Pusat Perbelanjaan Bersamaan Harlah PKB ke 28, Mendadak Lippo Mall Sidoarjo Berubah Jadi Lautan Jamaah

Minggu, 13 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lippo Mall Sidoarjo mendadak berubah drastis, Minggu (13/09/2026). Pusat perbelanjaan yang biasanya diwarnai riuk…

Kepedulian Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Turun Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Bedah Rumah di Krembung dan Prambon

Kepedulian Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Turun Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Bedah Rumah di Krembung dan Prambon

Sabtu, 12 Sep 2026 22:55 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bupati Sidoarjo,…

Hasil Uji Lab Kasus Santri Dan Pelajar Keracunan MBG di Sidoarjo, Dinkes Temukan 3 Jenis Bakteri serta Zat Kimia Nitrit

Hasil Uji Lab Kasus Santri Dan Pelajar Keracunan MBG di Sidoarjo, Dinkes Temukan 3 Jenis Bakteri serta Zat Kimia Nitrit

Sabtu, 12 Sep 2026 21:59 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 21:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hasil pemeriksaan (uji) laboratorium terkait kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo akhirnya…

Manfaatkan Forensik Digital dan Intelijen, Kanwil DJP Jatim II Amankan Penerimaan Negara Rp 140,88 Miliar

Manfaatkan Forensik Digital dan Intelijen, Kanwil DJP Jatim II Amankan Penerimaan Negara Rp 140,88 Miliar

Jumat, 11 Sep 2026 19:24 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 19:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II mencatatkan kinerja positif dalam penegakan hukum…

Semangat Baru, Usai Alun-Alun Dibuka Kembali Ribuan ASN Sidoarjo Boyong Kekompakan Lewat Senam Bersama

Semangat Baru, Usai Alun-Alun Dibuka Kembali Ribuan ASN Sidoarjo Boyong Kekompakan Lewat Senam Bersama

Jumat, 11 Sep 2026 18:43 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 18:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Alun-Alun Sidoarjo kembali riuh dan penuh energi, Jumat (11/09/2026) pagi. Setelah sempat vakum akibat proyek renovasi…