Dewan Sidoarjo Menyoal Ketidakjelasan Renbis Perumda Delta Tirta Hingga Penetapan Deviden yang Dinilai Rugikan Daerah

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, H Atok Ashari
Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, H Atok Ashari

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo mulai mempersoalkan ketidakjelasan Rencana Bisnis (Renbis) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang ada di Perumda Delta Tirta Sidoarjo. Bahkan, para wakil rakyat ini juga mempertanyakan penetapan nilai deviden yang selalu stagnan hingga diduga bakal merugikan pemerintah daerah.

Bahkan dalam setiap hearing dengan pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo selalu diberikan dokumen yang tidak jelas. Terutama dalam hal kurang jelasnya perencanaan. Kondisi ini membuat pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo kesulitan dalam memahami arah dan strategi pengembangan perusahaan daerah itu.

"Akibatnya sejumlah masukan strategis yang diberikan Komisi B DPRD Sidoarjo yang semestinya memperkuat pelayanan publik tidak tersampaikan secara maksimal dan tidak diralisasikan Perumda Delta Tirta," ujar anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, H Atok Ashari kepada republikjatim.com, Selasa (24/06/2025).

Tidak hanya itu, lanjut politisi muda yang akrab disapa Atok ini menilai selama ini, komunikasi antara manajemen Perumda Delta Tirta Sidoarjo dan kalangan pimpinan dan anggota legislatif (DPRD Sidoarjo) belum berjalan secara terbuka dan menyeluruh. Bahkan lebih banyak kesan secara manajerial yang ditutup-tutupi.

"Hampir setiap hearing, kami sering kali mendapat gambaran yang tidak utuh mengenai arah pengembangan usaha Perumda Delta Tirta. B soal rencana jangka menengah maupun panjang. Ini membuat fungsi pengawasan dan pemberian saran dari dewan menjadi tidak maksimal dan terkesan hanya formalitas belaka," papar politisi asal Dapil III Kecamatan Wonoayu, Tulangan, Krembung dan Kecamatan Prambon ini.

Atok menegaskan minimnya koordinasi dan ketidakjelasan dalam perencanaan itu, berdampak pada stagnasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor bersih. Padahal, dengan peningkatan pelayanan dan tata kelola, kontribusi Perumda Delta Tirta Sidoarjo terhadap PAD Daerah Kabupaten Sidoarjo seharusnya bisa lebih optimal dan maksimal.

"Kenyataannya selama ini PADnya masih hampir sama setiap tahunnya tidak pernah ada perubahan sama sekali," tegasnya.

Selain itu, Atok juga menyoroti kebijakan pembagian dividen Delta Tirta yang dinilai tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan ketentuan, semestinya Perumda Delta Tirta menyetorkan 40 persen dari laba bersih ke kas daerah. Namun, yang terjadi, perusahaan justru hanya menyetorkan 20 persen setiap tahun.

"Tentu kebijakan itu mengurangi potensi pemasukan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. Ini bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi sudah berdampak langsung pada pendapatan dan keuangan daerah," ungkap Atok.

Karena itu, Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo meminta manajemen Perumda Delta Tirta untuk segera melakukan evaluasi total terhadap mekanisme perencanaan dan kebijakan dividen.

"Harapannya, agar sesuai peraturan dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah," pintanya.

Sementara secara terpisah Direktur Utama (Dirut) Perumda Delta Tirta, Dwi Hary Soeryadi mengaku tidak berani memberikan penjelasan secara detail ke pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo. Bahkan setiap pertanyaan dewan juga dijawab secara umum saja.

"Kalau soal deviden itu adalah kewenangan Pak Bupati. Termasuk soal besaran dan nilai prosentasenya," tandasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Integritas Bebas Kemunafikan, Wabup Sidoarjo Tanam Pohon Manggis di Kantor Bawaslu

Integritas Bebas Kemunafikan, Wabup Sidoarjo Tanam Pohon Manggis di Kantor Bawaslu

Jumat, 09 Okt 2026 18:29 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan aksi penanaman pohon manggis di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten…

Kado Tahun Baru 2027, Jalur Frontage Road Buduran Siap Tuntas dan Bebas Macet

Kado Tahun Baru 2027, Jalur Frontage Road Buduran Siap Tuntas dan Bebas Macet

Jumat, 09 Okt 2026 15:58 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar gembira bagi masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas untuk…

Menelusuri Jejak Sang Mahaguru Para Raja Kiai Ageng Muhammad Besari dan Lahirnya Pesantren Tegalsari Ponorogo

Menelusuri Jejak Sang Mahaguru Para Raja Kiai Ageng Muhammad Besari dan Lahirnya Pesantren Tegalsari Ponorogo

Jumat, 09 Okt 2026 12:52 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 12:52 WIB

Ponorogo (republikjatim.com) - ​Hutan lebat di kaki Pegunungan Wilis yang dahulu sepi dan tak terjamah pernah menjadi saksi bisu tirakat seorang ulama besar. …

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam meringankan beban warga kurang mampu terus ditunjukkan secara nyata.…

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lahan desa yang tadinya kurang produktif di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, kini resmi disulap menjadi tempat wisata edukasi…

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mematangkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Bupati Sidoarjo, Subandi …