Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Terpadu Berantas Premanisme Dan Ormas Pemicu Bermasalah Hambat Investasi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAKOR - Pemkab Sidoarjo membentuk Satgas terpadu operasi penanganan premanisme dan ormas yang mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, investasi dan dunia usaha saat (Rakor) yang digelar di Favehotel Sidoarjo, Selasa (03/06/2025).
RAKOR - Pemkab Sidoarjo membentuk Satgas terpadu operasi penanganan premanisme dan ormas yang mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, investasi dan dunia usaha saat (Rakor) yang digelar di Favehotel Sidoarjo, Selasa (03/06/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo membentuk Satuan Tugas (Satgas) terpadu operasi penanganan premanisme dan ormas bermasalah yang mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, investasi dan dunia usaha. Hal itu, dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Favehotel Sidoarjo, Selasa (03/06/2025).

Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan Satgas ini dibentuk untuk menjaga stabilitas dan memberikan kepastian hukum atas persoalan Ormas yang meresahkan dan mengganggu iklim investasi. Bahkan, mau memaksakan kehendak dengan kekerasan atau merusak tatanan sosial.

"Upaya ini nanti, akan menjadi tanggung jawab bersama, saling bersinergi bersama untuk keamanan hingga ketentraman masyarakat dan dunia usaha. Terlebih, dengan pembentukan Satgas nanti akan dapat menindak Ormas bermasalah di Sidoarjo," ujar Mimik Idayana.

Mimik menambahkan, Satgas Terpadu ini diantaranya terdiri dari Forkopimda Sidoarjo, Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo.

"Kita harus bersinergi bersama mengawasi 4 titik rawan premanisme. Diantaranya parkir, PKL, aliran sungai dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kita juga harus turun lapangan langsung agar paham secara langsung, seperti parkir selama ini hampir 75 persen dikuasai preman. Padahal kalau kita bisa mengelola akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo. Hal ini menjadi peluang bagi kita," ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih menegaskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo adalah menuju kota metropolitan. Sehingga dibutuhkan tingginya Indeks Pertumbuhan Ekonomi (IPM) dan Indeks Kesalihan Sosial (IKS).

"Untuk indeks pertumbuhan ekonomi dan indeks kesalihan sosial ini masuk indikator Indeks Kebijakan Daerah (IKD). Didalamnya terdapat ekonomi, masalah sosial, trantib, kesetiakawanan dan budaya lokal. Kita target Tahun 2025 tidak ada lagi gangguan masalah trantib, tidak ada lagi orang intoleransi dan tidak menerima lokal wisdom," tegasnya.

Pembentukan satgas ini juga didukung Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Ketua Kejari Sidoarjo, Roy Rovalino Herudiansyah mengusulkan empat formula. Diantaranya koordinasi rutin lintas stakeholder, saling memberi informasi trantib, penyusunan aplikasi yang terintegrasi dan penyesuaian SOP bersama-sama.

"Untuk mengatasi premanisme ini, kita dihadapkan pada manusia yang memiliki kepentingan. Sehingga butuh koordinasi yang solid antar stakeholder," paparnya.

Pihaknya juga menyampaikan tidak boleh memberikan peluang terhadap Ormas berbau premanisme yang melakukan ancaman, pemalakan dan lain-lain. Bahkan, baik itu kepada para investor maupun masyarakat.

"Petugas harus ditindak tegas sesuai dengan tata cara dan peraturan yang berlaku. Jangan sampai setelah pembentukan lalu hilang," tandas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing.

Sementara Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo juga turut mendukung terbentuknya satgas terpadu ini dan siap untuk sosialisasi ke pelosok desa-desa.

"TNI siap untuk bergerak bersama dan mendukung agar Sidoarjo bersih dari premanisme yang merugikan masyarakat dan investasi," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Gerakan Satu ASN Satu Pohon, Wabup Mimik Idayana Hijaukan Sidoarjo dengan Tanam 1.300 Pucuk Merah

Gerakan Satu ASN Satu Pohon, Wabup Mimik Idayana Hijaukan Sidoarjo dengan Tanam 1.300 Pucuk Merah

Jumat, 26 Jun 2026 21:07 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 21:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berkomitmen memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) demi menciptakan lingkungan yang …

Desain Selesai, Solusi Macet Gedangan Depan Mata Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Proyek Flyover Senilai Rp 400 Miliar

Desain Selesai, Solusi Macet Gedangan Depan Mata Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Proyek Flyover Senilai Rp 400 Miliar

Jumat, 26 Jun 2026 20:33 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar baik bagi warga Sidoarjo dan para pelaju yang kerap terjebak kemacetan di kawasan Gedangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Pertanian Modern, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Tulangan

Dukung Pertanian Modern, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Tulangan

Jumat, 26 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 16:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo secara resmi menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor kepada Gabungan Kelompok…

Kortas Tipidkor Mabes Polri Endus Aliran Uang Gelap Impor Ribuan Ponsel Ilegal Lewat Bisnis Kafe di Sidoarjo

Kortas Tipidkor Mabes Polri Endus Aliran Uang Gelap Impor Ribuan Ponsel Ilegal Lewat Bisnis Kafe di Sidoarjo

Jumat, 26 Jun 2026 02:03 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 02:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri kini melancarkan strategi agresif berskala besar. Tidak…

Sokong 1.264 Hektare Lahan Pertanian, NasDem Sidoarjo Guyur 31,6 Ton Benih Padi ke 50 Poktan di Kota Delta

Sokong 1.264 Hektare Lahan Pertanian, NasDem Sidoarjo Guyur 31,6 Ton Benih Padi ke 50 Poktan di Kota Delta

Kamis, 25 Jun 2026 23:56 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 23:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen nyata dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo. Melalui jalur…

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sidoarjo kini tengah memicu…