Pastikan Warga Binaan Bisa Gunakan Hak Pilih, Kanwil Kemenkumham Jatim Gandeng Komnas HAM RI

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KUNJUNGAN - Komisioner Pengkajian dan Penelitian, Komnas HAM Saurlin P Siagian mengunjungi Lapas Kelas II A Sidoarjo didampingi Kalapas Faozul Ansori memastikan WBP bisa gunakan hak pilihnya dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang, Jumat (31/03/2023).
KUNJUNGAN - Komisioner Pengkajian dan Penelitian, Komnas HAM Saurlin P Siagian mengunjungi Lapas Kelas II A Sidoarjo didampingi Kalapas Faozul Ansori memastikan WBP bisa gunakan hak pilihnya dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang, Jumat (31/03/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Persoalan hak pilih dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di 39 Lapas/ Rutan se-Jatim terus diperjuangkan Kanwil Kemenkumham Jatim. Untuk memastikan pemenuhan hak ini, instansi yang dipimpin, Imam Jauhari ini telah berkoordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI.

Imam Jauhari mengungkapkan Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan hajatan paling besar tahun ini. Tak terkecuali di Lapas dan Rutan. Maklum, dari sekitar 27.500 warga binaan, sekitar 23.000 diantaranya merupakan pemilih potensial.

"Angka ini tentunya tergolong sangat besar. Begitu juga potensi konflik yang kemungkinan bisa terjadi," ujar Kakanwil Imam Jauhari, Jumat (31/03/2023).

Tidak heran jika Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini kepolisian, kejaksaan, TNI dan jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim akan all out mengamankan gelaran Pemilu 2024 mendatang itu.

"Persiapan sudah kami laksanakan sejak awal. Jadi kami lebih siap lagi menyiapkan data administratif yang dibutuhkan agar warga binaan tidak kehilangan hak pilihnya," ungkap Imam yang juga pejabat asal Madura ini.

Pemenuhan data administratif itu, diantaranya adalah penerbitan e KTP bagi warga binaan yang belum punya kartu identitas elektronik. Pemenuhan identitas menjadi hal dasar yang diperlukan agar WBP bisa masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Kami telah melakukan perekaman e-KTP sejak awal tahun dan saat ini sudah rampung," tegas Imam.

Selain itu, kata Imam pihaknya juga telah mengajukan daftar pemilih potensial ke KPU. Terdapat beberapa Lapas yang memiliki pemilih potensial lebih dari 1.000 orang. Terdapat sebanyak 6 Satuan Kerja (Satker) pemasyarakatan yang pemilih potensialnya lebih dari 1.000 orang. Paling banyak di Lapas Malang dengan pemilih potensialnya mencapai 2.667 orang.

"Tidak hanya aparat penegak hukum yang dilibatkan, terbaru Komnas HAM juga kami gandeng untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pemenuhan hak pilih warga binaan. Komnas HAM akan memastikan langsung di lapangan. Kami berharap ada rekomendasi yang diperlukan untuk perbaikan sehingga kami lebih siap lagi dalam menghadapi pemilu 2024," jelasnya.

Salah satu Satker yang dikunjungi rombongan Komnas HAM adalah Lapas Kelas II A Sidoarjo. Lapas yang terletak di jantung kota delta itu memang punya warga binaan yang cukup besar.

"Kami terus berkoordinasi dengan Dispendukcapil dan hasilnya signifikan. Kurang lebih 75 persen warga binaan disini sudah punya NIK. Sekarang sedang kami tingkatkan terus progressnya, sampai hari ini masih terus berjalan," ungkap Kalapas Sidoarjo, Faozul Ansori.

Faozul menjelaskan pihaknya sudah siap menggelar pesta demokrasi Tahun 2024 mendatang. Dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tahun depan.

"Kami siap mensukseskan dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi pemenuhan hak konstitusional warga binaan yang berada di Lapas Sidoarjo. Kami bakal berusaha semaksimal mungkin memenuhi hak warga binaan untuk turut serta dalam pesta demokrasi tahun depan itu," papar Faozul.

Sementara Komisioner Pengkajian dan Penelitian, Komnas HAM Saurlin P Siagian menegaskan hak suara setiap warga binaan sangat penting. Untuk itu, dia berterima kasih bisa mendapatkan dukungan dari Kanwil Kemenkumham Jatim. Termasuk dalam pemberian data yang ada.

"Data ini penting untuk menunjang kinerja kami," katanya.

Jawa Timur, lanjut Saurlin, menunjukkan potensi yang bagus karena bisa mereduksi potensi suara hilang dari warga binaan. Saat ini, progresnya sudah mencapai 84 persen warga binaan yang masuk dalam potensi pemilih.

"Tentunya ini jadi hal yang positif. Karena masih ada waktu untuk memperjuangkan sekitar 16 persen suara dari warga binaan. Masalah utamanya, masih hampir sama dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Yaitu ada pada identitas yang jarang dimiliki WBP," urainya.

Menurutnya, jika pada periode pemilu sebelumnya, WBP hanya perlu menyertakan surat keterangan dari Lapas atau Rutan. Namun, pada Pemilu kali ini, WBP harus punya identitas yang jelas.

"Kalau kali ini harus punya NIK. Ini memang agak sulit karena tidak semua WBP membawa identitas saat masuk ke Lapas atau Rutan. Tapi saya yakin dengan kolaborasi yang dilakukan Lapas dan Rutan target itu bisa dicapai," pungkasnya. Kem/Hel/Waw

Berita Terbaru

Dukung Operasi SAR Saat Bangunan Ponpes Al Khoziny Runtuh, Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan Basarnas RI

Dukung Operasi SAR Saat Bangunan Ponpes Al Khoziny Runtuh, Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan Basarnas RI

Senin, 16 Mar 2026 17:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 17:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Republik Indonesia (Basarnas) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sidoarjo Janji Perbaiki Puluhan Rumah Korban Puting Beliung di Sedati dan Waru

Bupati Sidoarjo Janji Perbaiki Puluhan Rumah Korban Puting Beliung di Sedati dan Waru

Senin, 16 Mar 2026 17:00 WIB

Senin, 16 Mar 2026 17:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (15/03/2026) sore kemarin. Dampaknya beberapa rumah di…

Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

Senin, 16 Mar 2026 16:00 WIB

Senin, 16 Mar 2026 16:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Gelombang protes mewarnai kantor Polresta dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin (16/03/2026). Massa yang tergabung …

Ironi "Bollywood" Sidoarjo, Ikut Hadiri Pesta Bupati Subandi Mala Janji Tegur Sekda Secara Lisan

Ironi "Bollywood" Sidoarjo, Ikut Hadiri Pesta Bupati Subandi Mala Janji Tegur Sekda Secara Lisan

Senin, 16 Mar 2026 12:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Acara Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Buka Puasa Bersama (Bukber) puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Berharap Ribuan Perusahaan Lain Tergugah, Pemkab, Baznas Sidoarjo dan Siantar Top Peduli Santuni 1.000 Anak Yatim

Berharap Ribuan Perusahaan Lain Tergugah, Pemkab, Baznas Sidoarjo dan Siantar Top Peduli Santuni 1.000 Anak Yatim

Senin, 16 Mar 2026 10:47 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah diisi dengan santunan kepada anak yatim. Ada 1.000 anak yatim yang diasuh oleh puluhan…

Lomba Musik Patrol 2026, Jadi Ajang Unjuk Kreativitas, Silaturrahmi Antar Generasi Muda Serta Dongkrak Budaya Lokal

Lomba Musik Patrol 2026, Jadi Ajang Unjuk Kreativitas, Silaturrahmi Antar Generasi Muda Serta Dongkrak Budaya Lokal

Minggu, 15 Mar 2026 21:51 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kompetisi musik patrol memperebutkan piala Bupati Sidoarjo kembali diselenggarakan Tahun 2026 ini. Acara itu, mengusung tema …