Awal Masuk Sekolah, Begini Cara Siswa Baru SD Al Muslim Kurangi Ketakutan


Awal Masuk Sekolah, Begini Cara Siswa Baru SD Al Muslim Kurangi Ketakutan GOL - Para siswa baru SD Al Muslim, Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo menendang bola ke gawang secara bergantian untuk mengurangi ketegangan masuk sekolah kali pertama dan bisa fokus meraih cita-cita, Senin (09/07/2018).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hari pertama masuk sekolah, awal tahun pelajaran Tahun 2018/2019 SD Al Muslim di JL Raya Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo dimulai. Sementara piala dunia memasuki putaran babak perempat final. Menyisakan Belgia, Perancis, Kroasia, dan Inggris.

Sudah lazim diketahui umum, tahun pelajaran baru membawa kesibukan dan beban mental tersendiri bagi para siswa-siswi, terutama mereka yang memasuki sekolah baru. Sebagian diantara mereka, ada yang sangat senang dan antusias memasuki sekolah baru. Tak sedikit pula yang datang dengan gamang dan ketakutan (nervouse).

Maklum, para siswi dan siswi baru bertemu dengan teman-teman baru, guru baru, gedung sekolah baru, dan lingkungan sekolah yang baru. Untuk menjembatani kecanggungan inilah maka di awal tahun pelajaran ini, panitia menyambut siswa baru SD Al Muslim dengan memadukan eforia piala dunia dan motivasi belajar siswa.

Kepala SD Al Muslim, Ummul Jazilah mengatakan tujuan diselengggarakan kegiatan ini untuk menambah minat sekolah siswa-siswi baru. Selain itu, para siswa dan siswi baru menjadi semakin senang dan bersemangat untuk datang ke sekolah.

"Filosofi dari kegiatan ini adalah semoga dengan golnya bola ke gawang, gol pula cita-cita para siswa dan siswi baru ini," terangnya kepada republikjatim.com, Senin (09/07/2018).

Lebih jauh Ummul menguraikan kegiatan penyambutan siswa baru dimulai dengan kesibukan ustadz-ustadzah menyiapkan bola, gawang yang dihias bendera peserta piala dunia dan bendera merah putih dengan harapan empat tahun lagi Indonesia menjadi peserta piala dunia. Selain itu, upacara penyambutan siswa baru dimulai. Semua siswa berbaris rapi di halaman indoor SD Al Muslim.

"Acara diawali dengan pembacaan ikrar (membaca asmaul husna dalam bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia) yang dipimpin Abroor siswa kelas VI," imbuhnya.

Sedangkan sambutan Kepala Sekolah oleh Ustadzah Ima dilanjutkan penyematan name tag dan topi sebagai simbol peresmian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selanjutnya doa dipimpin Ustadz Agus Salim selaku Waka Kesiswaaan SD dan dilanjutkan halah bi halal. Seluruh siswa bersalaman dengan ustadz- ustadzah dan teman-temannya.

"Kemudian siswa kelas II-VI masuk kelas masing-masing. Menyisakan siswa kelas I di tengah lapangan indoor untuk melanjutkan prosesi mengegolkan bola cita-cita ke gawang yang sudah disiapkan," tegasnya.

Bagi Ummul Jazilah, prosesi mengegolkan bola cita-cita ke gawang dimulai dengan atraksi peserta ekskul futsal melakukan jagling dan atraksi yang menarik lainya diiringi lagu-lagu piala dunia. Selain itu, lagu lain yang bertema bola yang membakar semangat anak-anak. Sambil menyaksikan atraksi ekskul futsal siswa kelas satu menempelkan stiker cita-cita mereka di permukaan bola masing-masing.

"Satu anak mendapat satu bola. Selanjutnya mereka bergantian mengegolkan bola cita-citanya ke gawang," ungkapnya.

Sementara yang unik dari prosesi mengegolkan bola cita-cita ini, penjaga gawang tidak berfungsi untuk menghalangi bola masuk gawang. Penjaga gawang justru mengambilkan bola yang belum masuk gawang untuk ditendang ulang sampai gool. Selain itu, ada pula kejadian lucu ketika beberapa siswa-siswa menendang, yang melesat lepas bukan bolanya melainkan sepatunya.

"Kegiatan ini tidak membuat para siswa baru menangis dan ketakutan. Justru, semua tertawa senang dan penuh semangat menendang lagi hingga gol," tandasnya.

Sedangkan wali murid yang hadir ikut bersorak dan berteriak gol. Kondisi membuat awal tahun pelajaran telah dimulai dengan penuh semangat dan suka cita. Waw