Nilai Kerugian Belum Pasti, Mesin ATM dalam Minimarket di Gedangan Sidoarjo Dibobol Kawanan Pencuri

republikjatim.com
TUTUP - Kondisi minimarket yang ada di JL Raya Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo yang masih tutup sementara usai aksi pembobolan mesin ATM yang ada di dalam minimarket itu, Kamis (23/02/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank milik BUMN yang ada di dalam minimarket yang ada di JL Raya Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo dibobol kawanan pencuri.

Berdasar informasi yang berhasil digali di lapangan menyebutkan kasus pembobolan mesin ATM ini baru diketahui karyawan minimarket, Kamis (23/02/2023) sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu, saksi melihat plafon bagian depan toko mengalami kerusakan dengan lobang yang masih terbuka lebar.

Baca juga: Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Salah seorang teknisi saat ditemui di lokasi mengatakan saat pengecekan tadi pagi, aliran listrik di toko (minimarket) juga sudah dalam kondisi mati total.

"Dugaan sementara listrik diputus kawanan pelaku pembobolan mesin ATM itu. Setelah itu plafon dijebol. Beruntung kamera (CCTV) masih aman. Kondisi CCTV masih merekam atau tidak, sekarang masih sek semuanya di lokasi," ujar salah seorang teknisi yang berada di lokasi kejadian.

Baca juga: Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sementara Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Iptu Roni saat dikonfirmasi di TKP membenarkan ada sebuah mesin ATM yang berhasil dibobol kawanan pencuri.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Saat cek lokasi, ada mesin ATM yang sudah dibobol. Untuk uang yang ada di dalam laci kasir kondisinya masih aman. Selebihnya, bisa konfirmasi ke Kasi Humas Polresta Sidoarjo," tandasnya.

Saat disinggung soal berapa nilai nominal kerugian atau jumlah uang yang berhasil dibobol kawanan pencuri itu, Roni tidak memberi keterangan lebih jelas. Saat ini, nilai kerugian kasus pembobolan ATM itu masih dalam penyelidikan. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru