Banjir Tiga Minggu Tidak Kunjung Surut, Sistem Belajar Mengajar Siswa Diungsikan ke Masjid

republikjatim.com
DIUNGSIKAN - Para siswa SMPN 2 Tanggulangin, Sidoarjo diungsikan ke masjid sekolah lantaran 7 ruang kelasnya masih dalam kondisi tergenang air banjir, Sabtu (11/02/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Banjir yang merendam Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo selama tiga pekan kemarin belum surut. Hal ini, membuat sistem belajar dan mengajar di SMPN 2 Tanggulangin yang berada di Desa Kedungbanteng terganggu.

Guru SMPN 2 Tanggulangin, Abdul Hasan mengatakan di sekolahnya beberapa ruang kelas ada yang masih terendam air akibat banjir sejak tiga pekan lalu. Dari total 21 ruang kelas ada 7 ruang kelas yang sampai saat ini masih terendam air banjir.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Termasuk kamar mandi guru dan siswa juga masih tergenang air. Untuk keperluan sanitasi, kita gunakan kamar mandi lainnya," ujar Abdul Hasan kepada republikjatim.com, Sabtu (11/02/2023).

Selain itu, Hasan menjelaskan pihak sekolah memastikan tetap melakukan sistem belajar dan mengajar secara tatap muka di sekolah. Namun, siswanya belajar dan mengajar di ruang aula masjid.

"Untuk kelas yang terendam banjir, untuk sementara kami masih melakukan pembelajaran di masjid sekolah," ungkap Hasan.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Tidak hanya itu, Hasan memaparkan para siswa tetap masuk seperti biasa. Akan tetapi, untuk tempat pembelajaran dibuat sistem bergiliran. Hal itu akibat tujuh kelas tidak dapat difungsikan untuk kegiatan belajar dan mengajar karena banjir itu.

"Kami pihak sekolah sudah berusaha meninggikan masing - masing ruang kelas. Selama 4 tahun ini, peninggian hampir 80 sentimeter di berbagai sudut sekolah. Tapi kalau hujan tetap banjir dan surutnya sangat lama," tegasnya.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara itu, Abdul Hasan dan para guru yang mengajar di SMPN 2 Tanggulangin mengaku selama ini sudah merasa pasrah.

"Kami hanya berharap akan adanya solusi konkrit dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terkait masalah genangan air ini," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru