Gelar Khitan Massal, Puskesmas Jabon Diapresiasi Ning Sasha Diminta Puskesmas Lain Menirunya

republikjatim.com
KHITAN - Ketua TP PKK Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor Ali sekaligus istri Bupati Sidoarjo mengecek acara khitan massal di Puskesmas Jabon yang diikuti sebanyak 30 anak-anak, Sabtu (24/12/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakti Sosial (Baksos) khitan massal dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) digelar Puskesmas Jabon, Sabtu (24/12/2022). Terdapat 30 anak yang ikut khitan massal gratis itu.

Anak-anak yang dikhitan mendapat uang saku dan bingkisan dari Baznas Sidoarjo. Bingkisan itu berupa tas beserta alat tulisnya dan Al quran. Prosesi khitan massal itu ditinjau langsung Ketua TP PKK Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor Ali.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Istri Bupati Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor mengapresiasi Puskesmas Jabon atas terselenggaranya khitan massal itu. Menurutnya, Baksos ini akan membantu masyarakat kecil untuk dapat mengkhitankan anaknya.

"Kami berharap Puskesmas lainnya juga dapat melakukan hal yang sama. Menyelenggarakan khitan massal gratis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Meski ini mungkin puskesmas pertama tahun ini yang mengadakan khitan massal," ujar istri Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Ning Sasha ini.

Selain itu, Ning Sasha berharap kegiatan ini dapat rutin diselenggarakan. Dirinya meminta pesertanya dapat lebih banyak lagi. Ning Sasha juga meminta ada sinergi dengan seluruh pihak agar pelaksanaannya dapat lebih semarak.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

"Seperti halnya dengan Baznas Sidoarjo yang membantu memberikan uang saku dan bingkisan. Acara seperti ini kalau bisa dikoordinir jadi satu. Nanti kalau khitan mungkin bisa seribu anak," pintah alumni Fakultas Hukum, Unair Surabaya ini.

Dalam kesempatan ini Ning Sasha berpesan kepada anak-anak yang akan dikhitan untuk tidak takut. Dirinya meyakinkan khitan sekarang berbeda dengan khitan dahulu. Selain prosesnya tidak terlalu sakit, proses penyembuhannya juga relatif cepat.

"Jangan takut, insyaallah tiga hari sudah bisa main bola lagi," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara Kepala Puskesmas Jabon, drg Erny Wahyuni menegaskan baksos khitan massal yang diselenggarakan ini wujud kepedulian Puskesmas Jabon terhadap masyarakat Jabon dan sekitarnya. Menurutnya, ada 30 anak yang ikut. Rinciannya, 25 anak berasal dari Kecamatan Jabon dan sisinya 5 anak dari luar Kecamatan Jabon.

"Kami berharap ke depan, Puskesmas Jabon dapat terus menyelenggarakan secara rutin. Semoga tahun depan kami bisa tetap menyelenggarakan khitan massal untuk masyarakat Jabon," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru