Dinsos Gelontor Bantuan 1.500 Paket Sembako Untuk Warga Beberapa Desa Terdampak Banjir di Sidoarjo

republikjatim.com
SEMBAKO - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo menyerahkan bantuan paket sembako untuk warga Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo bersama Kades Sumorame kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lebih dari 1.500 paket sembako disiapkan Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo untuk bantuan warga korban terdampak banjir dan angin puting beliung di Sidoarjo. Dari jumlah itu, sebagian sudah disalurkan ke warga tiga desa di tiga kecamatan yang rumahnya banyak terdampak banjir.

Ketiga desa penerima bantuan sembako itu, yakni Desa Juwetkenongo Kecamatan Porong, Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin dan Desa Sumorame, Kecamatan Candi. Jumlah bantuan sembako yang sudah dibagikan sebanyak 350 paket. Kini, pendataan rumah warga terdampak banjir masih terus dilakukan Dinsos bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo dibantu Camat dan Kepala Desa.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali sebelumnya sudah memerintahkan BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk turun membantu warga terdampak banjir. Dari laporan yang disampaikan BPBD pasca Sidoarjo diguyur hujan yang merata pada tanggal 27 November lalu ada sejumlah desa di 6 kecamatan yang mengalami banjir akibat luapan sungai.

Kepala Dinsos Pemkab Sidoarjo, Ahmad Misbahul Munir mengatakan sampai dengan akhir Tahun 2022 ini pihaknya mengalokasikan 1.500 paket bantuan sembako yang diperuntukkan untuk warga terdampak banjir dan angin puting beliung. Jumlah sembako itu belum termasuk yang disalurkan sebelumnya.

"Sabtu malam kemarin, Dinsos menyalurkan bantuan sembako di Desa Sumorame, Ganggangpanjang, dan Juwetkenongo. Perintah Pak Bupati bantuan segera diturunkan dan dibagikan ke warga yang terdampak. Kita sudah menyalurkan 350 paket. Selanjutnya, kami masih terus mendata dan verifikasi warga terdampak bersama BPBD dibantu para kades," ujar Ahmad Misbahul Munir kepada republikjatim.com, Selasa (29/11/2022) petang.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito menilai penyebab banjir karena hujan intensitas ringan hingga sedang yang merata di wilayah Sidoarjo. Akibatnya, meningkatnya debit air dari hulu menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi beberapa desa di Kecamatan Krian, Tulangan, Sidoarjo, Candi, Porong dan Kecamatan Tanggulangin.

"Yang terdampakterdata ada 8 desa di 4 kecamatan. Update sekarang sebagian besar titik lokasi banjir sudah surut. Ini karena intensitas hujan sudah mulai berkurang. Sedangkan di kecamatan Krian dan Tulangan terpantau sudah surut beberapa hari lalu," ungkapnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Selama banjir, upaya BPBD dalam penanggulangan banjir dengan menerjunkan tim untuk melakukan assasment di lokasi titik banjir. Setiap hari memonitoring dan mengukur ketinggian genangan air.

"Selain upaya-upaya di atas, BPBD juga memberikan bantuan makanan siap saji serta memberikan bantuan selimut. Koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan serta PSC 119 juga dilakukan, perkembangannya akan kita update terus," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru