Gus Muhdlor Ajak Pelaku UMKM di Sidoarjo Melek Digital dan Manfaatkan Program Kurda Sayang untuk Permodalan

republikjatim.com
PEMBUKAAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka Seminar Digital Marketing dan Boothcamp Intako yang digelar di aula Intako, Desa Kendensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (31/07/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka Seminar Digital Marketing dan Boothcamp Intako. Kegiatan digital marketing akademi ini digelar di aula Intako, Desa Kendensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (31/07/2022).

Pembukaan kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, Ketua BPC Hipmi Sidoarjo, Lintangsongo Fondation dan Ketua Industri Tas dan Koper (Intako).

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan kegiatan ini dapat membantu tumbuh kembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo. Berdasarkan data yang ada, UMKM memiliki potensi yang sangat tinggi terhadap produk domestik bruto nasional hingga mencapai 60 persen dari sektor UMKM.

"Kalau ingin menjadikan bangsa ini maju, maka UMKM harus maju. Kalau UMKM maju, maka semuanya akan ikut maju dan berkembang," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Minggu (31/07/2022).

Selain itu, Gus Muhdlor mengungkapkan dari Tahun 2019 hingga saat ini, pemetaan kendala yang sering terjadi pada pelaku UMKM ada tiga persoalan utama. Yakni permodalan, pemasaran (digitalisasi) serta ketersediaan bahan baku.

"Penyakit UMKM itu ada tiga. Yakni permodalan, pemasaran yang tidak jelas dan terakhir bahan baku. Semoga adanya seminar para pelaku UMKM bisa terbantu mengatasi sejumlah masalah itu," tegas Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Tidak hanya itu, Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini menilai jika pelaku UMKM kesulitan dalam permodalan maka bisa mengajukan permohonan permodalan ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Delta Arta, Sidoarjo. Alasannya, dalam 17 program Bupati Sidoarjo terdapat program Kurda Sayang. Program itu bisa membantu permodalan UMKM Sidoarjo untuk pengembangan usaha.

"Kami berharapan kepada para pemuda Sidoarjo untuk lebih aktif menggelar dan membuat pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM di Sidoarjo. Misalnya Koperasi Intako dan sekitar 2000 UMKM anggotanya bisa mendapatkan bantuan permodalan Kurda Sayang di BPR Delta Artha," ungkapnya.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara itu Gus Muhdlor juga berharap dengan adanya kegiatan seminar ini dapat membantu para pelaku UMKM Sidoarjo meningkatkan kualitas dan kapasitas produksinya. Terutama menjadi UMKM yang semakin maju dan berkembang.

"Yang terpenting setelah kegiatan ini, pulang ini langsung jalan programnya. Semoga dapat membantu program UMKM naik kelas. Semoga sukses semua dan ujungnya bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru