Warga Sidoarjo Melek Demokrasi, Pilkades Serentak di 84 Desa Berlangsung Aman dan Kondusif

republikjatim.com
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 84 desa berjalan lancar, aman dan kondusif. Mekanisme pemungutan suara dalam Pilkades tahun ini, Pemkab Sidoarjo menerapkan sistem memecah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelaksanaan Pilkades kali ini tidak seperti pada pelaksanaan sebelum-sebelumnya. Untuk proses pencoblosan dilakukan terpusat di kantor balai desa. Sekarang dilakukan terpisah, yakni dengan disebar menjadi beberapa TPS yang ditempatkan di lingkungan RW masing-masing.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Sistem pemecahan TPS ini dilakukan selain menghindari kerumunan juga mempercepat proses pemungutan suara. Tim gabungan pengamanan yang melibatkan Pemkab maupun TNI dan Polri berjalan sewajarnya. Tidak berlebihan dalam melakukan pengamanan di desa.

"Pilkades serentak berjalan lancar. Suasana kondusif ini harus dijaga bersama. Kemajuan sebuah kota syarat utamanya haruslah kondusif. Ini penting," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Selasa (21/06/2022).

Sejauh ini, kata Bupati Alumni Fisip Unair Surabaya ini belum ada sengketa Pilkades yang masuk ke Pemkab Sidoarjo. Ini menandakan warga Sidoarjo sudah dewasa dalam berpolitik. Meski berbeda pilihan lebih mengutamakan demokrasi.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Perkembangan melek politik dan sadar demokrasi ini harus dipupuk terus agar ke depan pesta demokrasi di skala yang lebih besar semakin baik hasilnya," pintah Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Bagi Gus Muhdlor kesadaran dalam berdemokrasi akan memunculkan pemimpin-pemimpin yang kompeten. Dengan konstituen yang sadar politik dan demokrasi ada harapan besar bagi Kota Delta menjadi daerah yang maju. Karena modal penting yakni warganya yang sudah melek politik menjadi aset berharga bagi kota ini.

"Kami mendorong kepada masyarakat untuk melek politik dan semakin dewasa dalam berdemokrasi. Itu menjadi modal utama dalam pembangunan Sidoarjo. Sidoarjo sudah masuk ditahap itu," tegasnya.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Sementara sebagai bentuk antisipasi kemungkinan yang terjadi pasca Pilkades Serentak. Pemkab Sidoarjo sudah siap jika nanti ada sengketa gugatan Pilkades. Karena itu, bagian dari demokrasi yang harus dilindungi.

"Semua keberatan dalam proses Pilkades sudah ada jalur penyelesaiannya secara hukum. Ini yang perlu disadari bersama oleh semua pihak. Terjadinya sengketa dalam Pilkades hal yang wajar. Karena itu bagian dari demokrasi. Pemkab Sidoarjo sudah siap memfasilitasi kalau terjadi sengketa pasca Pilkades," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru