Bupati Sidoarjo Beri Bantuan Pelajar SMK di Krembung Yang Nyaris Putus Sekolah Karena Merawat Ayahnya Sakit

republikjatim.com
BANTUAN - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendatangi rumah Intaniya Rahmanda di Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Sidoarjo untuk memberikan bantuan agar bisa sekolah, Jumat (03/06/2022) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Cerita iba Intaniya Rahmanda yang hampir putus sekolah karena sehari-hari merawat ayahnya yang sedang sakit terdengar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini mendatangi rumah Intaniya Rahmanda di Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

Gus Muhdlor langsung merasa terharu sekaligus bangga akan bakti Intaniya Rahmanda sebagai anak. Siswi kelas XII SMK itu seorang diri merawat ayahnya yang lumpuh setelah mengalami kecelakaan kerja. Ibu Intaniyah sendiri sudah meninggal dunia. Keadaan ini, membuat Intaniya harus pintar membagi waktu agar tetap dapat pembelajaran di sekolah.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Saat ini Pak Aman (Ayah Intaniya sedang diuji. Dia terbaring sakit karena kecelakaan kerja. Istrinya lebih dulu meninggal dunia. Dalam keseharian, Pak Aman dirawat puterinya Intaniya yang masih duduk di bangku SMK," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Jumat (03/06/2022) sore.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Namun lanjut Gus Muhdlor, akhir-akhir ini Intaniya hampir saja putus sekolah. Karena perhatian Intaniya habis tercurahkan untuk merawat ayahnya yang semakin hari kondisinya semakin tidak membaik itu.

"Intan (panggilan Intaniya) harus tetap sekolah. Nanti kebutuhan ayahnya, keperluan sekolah dan kebutuhan sehari-hari kita penuhi agar Intan tetap bisa bersekolah karena mendekati ujian," janji Gus Muhdlor.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara dalam kesempatan itu Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini meminta OPD yang mendampinginya untuk memperhatikan kondisi keluarga Intaniya. Kesehatan ayah Intan pun harus selalu dipantau dan sekolah Intan harus terus berlanjut. Menurutnya, sudah menjadi tugas Pemkab Sidoarjo memperhatikan kondisi masyarakat yang tertimpa musibah itu.

"Untuk pendidikan Intan, kita sudah berkoordinasi dengan Diknas agar tetap berlanjut. Kemudian Dinsos dan Baznas kita minta bantuannya untuk keperluan sehari-hari. Saya pastikan tidak boleh ada anak putus sekolah karena masalah biaya seperti Intan. Anak-anak seperti Intan ini harus tetap bisa sekolah demi mengejar cita-citanya. Urusan lain-lain biar Pemkab Sidoarjo yang menyelesaikan," tandas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru