Cangkrukan Kamtibmas di Wonoayu, Kapolresta Sidoarjo Warning Pilkades Jangan Jadikan Ajang Taruhan

republikjatim.com
CANGKRUKAN - Para Cakades dari 9 desa di Kecamatan Wonoayu berkumpul di Balai Desa Sawocangkring mengikuti Cangkrukan Kamtibmas bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (20/05/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah Calon Kepala Desa (Cakades) dari sembilan desa di Kecamatan Wonoayu, yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, berkumpul di Balai Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jumat (20/05/2022). Para Cakades itu mengikuti Cangkrukan Kamtibmas bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Cangkrukan Kamtibmas digelar bergantian. Upaya ini sebagai forum mewujudkan kondusifitas Kamtibmas Pilkades Serentak Tahun 2022 di 84 desa di Sidoarjo tanggal 19 Juni 2022. Selain itu, dihadapan Forkopimka Wonoayu, panitia penyelenggara, perangkat desa dan para Cakades juga dipaparkan kesiapan pengamanan TNI dan Polri menjaga netralitas dalam Pilkades Serentak itu.

Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

"Kami meminta agar para peserta Pilkades, simpatisan hingga pihak penyelenggara turut mensukseskan setiap tahapan Pilkades ini. Termasuk, saat pemungutan dan penghitungan suara 19 Juni 2022 mendatang," ujar Kombes Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Jumat (20/05/2022).

Baca juga: Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Selain itu, mantan Wakapolresta Banyuwangi ini juga mengajak penyelenggara dan peserta Pilkades agar tertib, damai dan mematuhi semua peraturan Pilkades. Harapannya, agar situasi Kamtibmas di Sidoarjo tetap aman dan kondusif.

Baca juga: Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

"Kami juga menghimbau masyarakat selama masa Pilkades tidak berbuat anarkis, saling hasut, menyebar berita bohong (hoax), menebar kebencian serta tidak menjadikan Pilkades sebagai ajang taruhan," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru