Sidoarjo (republikjatim.com) - Kolaborasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Kementerian Agama dan Polri dalam memasifkan pencapaian vaksinasi dosis ketiga (booster), dilakukan melalui program 1 Juta Vaksin Booster selama empat hari dimulai Kamis (21/04/2022).
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan semua pihak harus lebih sungguh-sungguh dalam menjaga agar momentum lebaran ini tidak menimbulkan ledakan kasus Covid-19. Makanya digelar program vaksinasi booster ini.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Kegiatan program 1 juta vaksin booster menjelang lebaran ini, dilakukan serentak di seluruh wilayah. Melibatkan sinergitas NU, Kementerian Agama dan Polri. Yakni mulai tingkat propinsi sampai ke tingkat cabang atau kabupaten/kota.
Gebrakan perdana program ini juga dilakukan di Sidoarjo. Acara ini dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Moh Arwani dan perwakilan PCNU Sidoarjo. Dalam acara yang digelar di halaman Masjid Baitur Ridwan, Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Kamis (21/04/2022).
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan beberapa hari ini pihaknya bersama TNI, NU, Kemenag Kabupaten Sidoarjo dan stakeholder terkait lainnya. Selain itu, akan dilanjut ke wilayah padat penduduk untuk menggencarkan vaksin booster. Khususnya menjelang mudik lebaran.
"Sesuai peraturan pemerintah yang membolehkan mudik, asal sudah divaksin booster. Maka empat hari ini, kami optimis Sidoarjo mendapatkan 10.000 dosis vaksin booster dalam mendukung program 1 juta vaksin booster menjelang lebaran," ujar Kusumo.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sedangkan pelaksanaan vaksinasi di bulan suci Ramadhan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Moh Arwani kembali menyampaikan berdasarkan hasil Bahtsul Masail para ulama, termasuk disampaikan Ketua Umum PBNU. Yakni tidak masalah umat muslim saat berpuasa disuntik vaksin Covid-19.
"Jadi jangan ada keraguan. Mari vaksin bagi yang belum. Vaksin saat berpuasa tidak ada masalah, artinya diperbolehkan," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi