Ning Sasha Serahkan Bantuan CSR Bagi Delapan Desa Nominator Finalis Program Sidoresik

republikjatim.com
CSR - Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor menyerahkan bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) ke delapan desa finalis program Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali (Sidoresik) di Kantor Bappeda Pemkab Sidoarjo, Jumat (21/01/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor menyerahkan secara langsung bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) kepada delapan desa finalis program Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali (Sidoresik) di Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Sidoarjo.

Kedelapan desa yang menerima bantuan CSR itu diantaranya Desa Kedungpeluk (Kecamatan Candi), Desa Keboananom dan Desa Tebel (Kecamatan Gedangan), Desa Ketapang (Kecamatan Tanggulangin), Desa Sidorejo (Kecamatan Krian), Desa Cangkring (Kecamatan Krembung), Desa Kedungwonokerto (Kecamatan Prambon) dan Desa Candinegoro (Kecamatan Wonoayu). Kedelapan desa ini masing-masing mendapat bantuan CSR uang senilai Rp 19 juta dan 50 galon cat ukuran 5 liter serta minyak cat (tinner) 25 liter.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Sebulan lalu, lomba Sidoresik dilaunching. Sekarang ada delapan nominator kita bisa lihat sendiri progres masing-masing desa itu sudah luar biasa," ujar istri Bupati Sidoarjo yang yang akrab disapa Ning Sasha ini kepada republikjatim.com, Jumat (21/01/2022).

Delapan desa finalis ini, lanjut Sasha bakal berupaya keras mensukseskan program Sidoresik dan mendapatkan apresiasi. Mereka mendapat bantuan CSR sejumlah perusahaan pendukung program Sidoresik. Karena itu, Ning Sasha memuji kerja kolaboratif antara PKK, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai di wilayahnya masing-masing.

"Terima kasih kepada delapan desa yang masuk finalis Sidoresik. Karena sudah berusaha dan berkomitmen mendukung program Sidoresik," kata alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Lewat program Sidoresik, mata Sasha semua kalangan diajak terlibat menjaga dan memperbaiki kondisi sungai. Artinya, Sidoresik menjadi gerakan sosial untuk menggalang kolaborasi banyak pihak agar menjaga dan meningkatkan kebersihan sungai.

"Di lapangan saya cek, ada yang sudah progres ada yang masih nol. Tapi saya melihat perubahan yang luar biasa. Semakin banyak pihak yang turut serta memikul kewajiban untuk Sidoarjo yang lebih baik. Menjadikan sungai lebih cantik dan jadi jujugan wisatawan. Orang diluar daerah bisa terpacu. Saya yakin lomba ini yang disupport CSR hanya di Sidoarjo," tegas alumni Unair Surabaya ini.

Selain itu, Sasha meminta komitmen nyata dari Ketua PKK Desa untuk memberikan laporan pertanggungjawaban dana CSR itu. Karena akan menjadi salah satu penilaian soal mengelola keuangan desa dengan baik.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kami mengapresiasi beberapa perusahaan yang turut mendukung Sidoresik dengan memberikan CSR. Seperti perusahaan Cat PT Avian Tbk, PT Sekar Laut Tbk, PT Tjiwi Kimia, Bank Jatim Cabang Sidoarjo, PT Ecco Indonesia, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) dan beberapa perusahaan lainnya di Sidoarjo," paparnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Sidoarjo, Heri Soesanto menambahkan dana CSR itu dihimpun melalui forum CSR Sidoarjo.

"Hasil penghimpunan itu, terkumpul dana Rp 182,5 juta dan bantuan berupa cat dan tinner senilai Rp 258 juta," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru