Motor Ditabrak Pikup Dari Arah Berlawanan, Pelajar SMK di Ponorogo Meregang Nyawa di TKP

republikjatim.com
EVAKUASI - Petugas Unit Laka Satuan Lantas Polres Ponorogo saat olah TKP dan mengevakuasi korban tewas dalam kecelakaan motor pelajar ditabrak pikup di JL Raya Ponorogo-Jenangan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Sabtu (30/10/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini, dalam kecelakaan yang melibatkan mobil pikup dan motor yang dikendarai pelajar itu, juga menyebabkan pelajar tewas di lokasi kejadian JL Raya Ponorogo-Jenangan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Sabtu (30/10/2021).

Dalam kecelakaan maut itu, melibatkan mobil Daihatsu Pikup bernopol B 9276 VZB yang dikemudikan Reza Mahendra (27) warga JL Kiai Mojo Desa/Kecamatan Sambit, Ponorogo. Lawannya, motor Honda Beat bernopol AE 3967 SX yang dikendarai Amanda Dwi Maharani (17) siswi SMK PGRI Ponorogo asal Dusun Karanganyar, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Baca juga: Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

"Korban meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan motornya hancur hingga tidak berbodi," ujar Kanit Laka Satuan Lantas Polres Ponorogo, Ipda Imamudin kepada republikjatim.com, Sabtu (30/10/2021).

Baca juga: Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Imamudin menceritakan kecelakaan berawal ketika sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah utara menuju selatan. Kemudian dari arah berlawanan yakni dari selatan menuju utara muncul mobil Daihatsu Pikup dengan kecepatan tinggi. Saat itu terjadi benturan keras karena mobil menabrak motor Honda Beat itu hingga membuat korban meninggal di tempat kejadian itu.

"Hasil olah TKP menyebutkan korban meninggal karena mengalami luka telinga kanan dan kiri keluar darah, rahang patah, pinggul kanan lebam, paha kanan patah dan meninggal dunia di TKP," tegasnya.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Sementara Imamudin memastikan kecelakaan maut itu disebabkan faktor kesalahan manusia (human error).

"Karena pengemudi mobil kurang konsentrasi penuh," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru