Sidoarjo (republikjatim.com) - Hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di Sidoarjo dipantau langsung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo, Sabtu (03/07/2021) malam.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi berkeliling Sidoarjo untuk memastikan penerapan PPKM Darurat Covid-19 di Sidoarjo berjalan baik.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Dari Pendopo Delta Wibawa, rombongan menyisir sejumlah tempat yang biasa terdapat keramaian. Seperti kawasan kavling DPR yang dipenuhi banyak kafe. Kemudian rombongan melanjutkan pantauannya ke Lingkar Timur Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) melihat sebagian besar masyarakat sudah patuh terhadap penerapan PPKM Darurat Covid-19. Meski hari pertama pelaksanaan, masyarakat sudah mengetahui dan mematuhi kebijakan itu. Seperti penutupan sementara mal atau pusat perbelanjaan serta pembatasan jam operasional supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan sampai 8 malam. Begitu juga dengan warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan yang hanya diperbolehkan melayani take away (pesanan dibawa pulang).
"Semua butuh proses untuk mendisplinkan masyarakat agar patuh terhadap kebijakan pemerintah pusat itu. Untuk itu, Pemkab Sidoarjo akan menggencarkan sosialisasi penerapan PPKM Darurat Covid-19 ke masyarakat. Alhamdulillah hari pertama (penerapan PPKM Darurat Covid-19) satu progres yang cukup baik. Saya berterima.kasih kepada seluruh masyarakat Sidoarjo yang sudah berkomitmen untuk taat pada instruksi pemerintah pusat," ujar Gus Muhdlor.
Selama masyarakat Sidoarjo kompak untuk patuh terhadap penerapan PPKM Darurat Covid-19, kata Gus Muhdlor dirinya yakin pandemi Covid-19 akan cepat teratasi.
"Kuncinya ada di kesadaran bersama itu," tegasnya.
Hal yang sama juga dikatakan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. Masyarakat Sidoarjo patuh akan PPKM Darurat Covid-19. Dari pantauannya mall yang ada sudah tutup. Begitu juga dengan tempat keramaian. Dikatakannya patroli seperti ini akan dilakukan secara rutin selama PPKM Darurat Covid-19 diberlakukan.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Penertiban kepada masyarakat yang tidak patuh akan dilakukan. Tidak cuma hari ini. Setiap hari kita akan tancap gas untuk melakukan penertiban bagi masyarakat yang tidak mematuhi PPKM Darurat Covid-19," ungkapnya.
Kusumo berharap selama PPKM Darurat Covid-19 akan dilakukan penyekatan jalan. Selain kendaraan dari Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo dan Gresik akan diperintahkan kembali jika nekad masuk Sidoarjo. Dirinya berharap langkah-langkah yang dilakukan selama PPKM Darurat Covid-19 akan segera menurunkan kasus Covid-19.
"Selama penerapan PPKM Darurat Covid-19 ini harapannya penyebaran Covid ini bisa menurun. Jadi harus konsisten menegakkan peraturan yang ada," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi