Gus Muhdlor : Pemberlakuan PPKM Darurat Kali Ini Peraturannya Semakin Diperketat

republikjatim.com
APEL - Apel pasukan PPKM Darurat, dipimpin Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali didampingi Dandim 0816 Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro diikuti unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub, Sabtu (03/07/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mulai hari ini, Sabtu (03/06/2021) sampai dengan 20 Juli 2021, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali untuk memperketat aktivitas masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19, resmi dijalankan.

Pemberlakuan PPKM Darurat ini, sesuai dengan Instruksi Mendagri nomor 15 Tahun 2021. Hal ini untuk mengecek kesiapan personel gabungan dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Forkopimda Sidoarjo pun menggelar apel pasukan di Polresta Sidoarjo, Sabtu (03/06/2021). Apel pengecekan pasukan pelaksanaan PPKM Darurat dipimpin Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dengan didampingi Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. Apel diikuti para peserta apel terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo.

"Peraturan yang diterapkan selama berlakunya PPKM darurat ini akan lebih ketat dari penerapan PPKM sebelumnya. Tujuannya, menurunkan angka pertambahan Covid-19, sehingga ada berbagai pengetatan aktifitas masyarakat yang tertuang di dalam peraturannya," ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali usai Apel.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menghimbau masyarakat agar disiplin mematuhi segala peraturannya. Hal itu sebagai faktor penting keberhasilan dari PPKM darurat.

"Sekaligus membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19," tegasnya.

Usai digelar apel kesiapan pasukan, personel gabungan melakukan patroli penegakan disiplin atau operasi yustisi protokol kesehatan. Patroli gabungan operasi yustisi di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo akan dimaksimalkan.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Upaya ini untuk mendisiplinkan warga yang tidak mematuhi peraturan dari PPKM Mikro dan tidak disiplin protokol kesehatan," tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Sementara dalam pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, Sidoarjo berada di level 4. Implikasi dari daerah yang masuk level 4 perkantoran 100 persen work from home (kerja dari rumah) untuk sektor non essensial. Kegiatan belajar mengajar wajib daring. Sementara untuk sektor essensial dan kritikal, esensialnya 50 persen dengan prokes, kritikalnya tetap masuk 100 persen dengan Protokol Kesehatan yang ketat. Zak/Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru