Pulihkan Perekonomian Selama Pandemi Covid-19, Puluhan Warga Sidoarjo Dilatih Budidaya Lele di Kolam Terpal

republikjatim.com
PELATIHAN - Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi didampingi Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, M Bachruni Aryawan membuka acara pelatihan teknis budidaya ikan air tawar (payau) di P2MKP Fish Boster Centre, Sedati, Sidoarjo, Selasa (15/06/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 25 orang warga Sidoarjo mendapat pelatihan teknis budidaya ikan air tawar (payau) di P2MKP Fish Boster Centre Sedati, Sidoarjo, Selasa (15/06/2021). Pelatihan yang digelar Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi.

Wabup Pemkab Sidoarjo, Subandi mengapresiasi positif terselenggaranya pelatihan ini. Baginya, pelatihan ini akan menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru. Menurutnya, banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Termasuk perusahaan yang ada di Sidoarjo. Imbasnya angka pengangguran semakin meningkat. Kondisi seperti ini membuat prihatin. Tapi, dengan adanya pelatihan-pelatihan seperti ini membuat kami lega karena akan mengurangi angka pengangguran yang ada. Karena 100.000 lapangan kerja baru mau tidak mau harus kejar," ujarnya.

Subandi berharap pelatihan seperti ini dapat lebih dimaksimalkan. Dirinya melihat peluang pemasaran hasil budidaya lele terbuka lebar. Banyaknya toko waralaba menjadi peluang tersendiri. Nantinya Pemkab Sidoarjo akan mengkoordinir para pemilik waralaba yang ada di Sidoarjo.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Kemarin kami sudah bekerjasama dengan Indomart dan Alfamidi. Nanti hasil pertanian bisa dimasukkan. Seperti ikan lele marketnya seperti itu. Nanti dikoordinasikan dengan dinas terkait dengan sejumlah waralaba itu," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Kepala Dinas Perikanan, Pemkab Sidoarjo, M Bachruni Aryawan menegaskan peserta pelatihan diikuti 25 orang dari 4 kecamatan. Yakni Kecamatan Buduran, Gedangan, Waru dan Kecamatan Sedati. Dipilihnya pelatihan budidaya lele di kolam terpal ini, karena praktis dan mudah. Kolam terpal bisa dibuat di medan yang tidak memungkinkan untuk budidaya ikan.

"Misalnya tanah dengan medan poros, tanah pasir maupun lahan sempit. Selain budidaya lele di kolam terpal bisa dibuat di atas tanah dengan dinding kayu yang dilapisi terpal. Budidaya ikan lele umumnya dilakukan di kolam-kolam galian konvensional. Tapi, sekarang berkembang pembuatan kolam terpal karena kolam terpal memiliki kelebihan. Budidaya lele dalam kolam terpal sangat tepat diterapkan masyarakat Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru