Melanggar Batas Jam Malam, Hajatan di Rumah Kades Sidokepung Buduran Dibubarkan Petugas Gabungan

republikjatim.com
BUBARKAN - Hajatan dengan hiburan electone dan wayang di rumah Kepala Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Elok Suciati dibubarkan petugas gabungan karenakan tak mengantongi izin dan melewati batas jam malam, Sabtu (05/06/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gelaran hajatan dengan hiburan electone dan wayang kulit di rumah Kepala Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Elok Suciati dibubarkan petugas gabungan (Satgas Covid-19). Acara dibubarkan karena acara itu tak mengantongi izin. Selain itu, acara melewati batas waktu jam malam lantaran acara hajatan itu sampai pukul 22.00 WIB belum selesai.

Petugas Polsek Buduran bersama tim gabungan tiga pilar, dipimpin Kapolsek Buduran Kompol Samirin langsung bergerak cepat mendatangi lokasi hajatan. Kemudian menyampaikan jika acara itu melanggar peraturan pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Pesta Rakyat Durungbedug Pecah, CFD Perdana Bertabur 360 UMKM, Wabup Mimik Tawari Modal Usaha Bunga 2 % Tanpa Jaminan

"Beruntung saja, tuan rumah akhirnya berkenan menghentikan acara hiburan hajatan itu," ujar Kapolsek Buduran, Kompol Samirin kepada republikjatim.com, Sabtu (05/06/2021) malam.

Baca juga: Sapa Warga Banjarbendo hingga Urangagung, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda 5 Warga Sidoarjo Kota

Samirin menjelaskan hajatan di rumah Kades Sidokepung, Elok Suciati ini tak mengantongi perizinan dari Tim Satgas Covid-19 tingkat Desa maupun Kecamatan. Pembubaran paksa hajatan itu mengacu pada peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 58 Tahun 2020.

"Terpaksa kami bubarkan, karena melanggar Perbup Sidoarjo soal jam malam. Selain itu, saat ini kami masih berjibaku dalam situasi pandemi Covid-19. Jangan sampai adanya hajatan dapat menjadikan kluster baru," tegasnya.

Baca juga: Dedikasi Kemanusiaan 5.286 Pendonor Darah Sidoarjo Terima Penghargaan, Bupati Subandi Ajak Warga Tak Lelah Bantu Sesama

Sementara seusai membubarkan paksa acara hajatan itu, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Buduran, Sidoarjo tetap berjaga-jaga di sekitar lokasi.

"Petugas tetap berjaga karena untuk mengantisipasi kalau hajatan dilanjutkan digelar kembali," tandasnya. Zak/Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru