Sidoarjo Jadi Prioritas Utama Kegiatan Balai Bahasa

republikjatim.com
CINDERA MATA - Asisten Administrasi Umum, Pemkab Sidoarjo, Kissowo Sidi Haneko Putro menerima cindera mata dari Kepala Balai Bahasa, Jawa Timur Mustakim seusai acara, Rabu (18/04/2018).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa, keberadaannya sering diabaikan. Bahkan kalau tidak digeliatkan penggunaannya  bisa tergusur bahasa asing. Buktinya, di beberapa daerah di Indonesia pengunaan bahasa Indonesia ini mengalami penurunan.

Untuk itu, Balai Bahasa Jawa Timur terus menggeliatkan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Hal ini melalui penyuluhan bahasa seperti kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia bagi Badan Publik di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang dilaksanakan di aula Majapahit Gedung BKD Pemkab Sidoarjo, Rabu (18/04/2018).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum, Pemkab Sidoarjo, Kissowo Sidi Haneko Putro. Kegiatan ini diikuti 97 peserta. Rinciannya dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 47 orang dan 50 orang dari Pejabat Pengelola Kepegawaian Pemkab Sidoarjo.

Asisten Administrasi Umum, Pemkab Sidoarjo, Kissowo Sidi Haneko Putro menyambut baik kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia ini. Pihaknya berharap kedepan semua Paratur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sidoarjo mendapat penyuluhan semacam ini. Tujuannya, untuk semakin meningkatkan kinerjanya. Terutama Dinas Kominfo Pemkab Sidoarjo.

"Karena Dinas Kominfo merupakan corong pemerintah daerah dalam menginformasikan program – program pemerintah dan hasil – hasil pembangunan ke masyarakat," terangnya.

Sementara Kepala Balai Bahasa, Jawa Timur, Mustakim yang juga sebagai narasumber dalam penyuluhan ini menjelaskan penyuluhan ini untuk penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kegiatan ini secara bertahap akan dilaksanakan balai bahasa baik di lingkungan pemerintah daerah maupun di sekolah-sekolah, terutama untuk wilayah Sidoarjo.

"Untuk langkah selanjutnya kami akan bekerjasama dengan Kabupaten Sidoarjo untuk penilaian dan pemberian penghargaan kepada badan publik ataupun lembaga publik baik pemerintah maupun swasta. Pelaksanaannya akan dilaksanakan secara bertahap," katanya.

Selain itu, lanjut Mustakim pihaknya mohon maaf karena selama ini pihaknya berada di Kabupaten Sidoarjo, tapi tidak memperhatikan Kabupaten Sidoarjo. Namun untuk kedepannya pihaknya akan memprioritaskan kegiatan Balai Bahasa di Wilayah Kabupaten Sidoarjo.

"Kami bekerjasama dengan BKD Sidoarjo untuk pembinaan bahasa di lingkungan Pemkab Sidoarjo," pungkasnya. Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru