Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyebab terjadinya kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi AstraZeneca untuk para lansia di Puskesmas Sidoarjo Kota diduga lantaran kesalahan teknis pengaturan pendaftaran. Meski pihak puskesmas menerapkan pembatasan pelayanan dengan kuota 300 orang per hari.
Kenyataannya, ratusan warga sudah mulai berdatangan sejak subuh agar bisa mendapatkan nomor antrian vaksinasi di belakang kantor DPRD Sidoarjo itu. Akibatnya saat jam pelayanan dibuka pukul 07.00 WIB, ratusan warga sudah membludak di loket pendaftaran.
Mendengar adanya kerumunan warga di Puskesmas Sidoarjo Kota itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi langsung turun ke lokasi. Untuk mengurai kerumunan Subandi minta sebagian warga yang belum mendapat pelayanan diminta untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Sebagian yang sudah mendaftar tetap akan dilayani, Kamis (01/04/2021).
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Syaf Satriawarman, Wabup Sidoarjo Subandi langsung datang ke lokasi memanggil kepala Puskesmas Sidoarjo Kota, dr Hinu Tri Sulistijorini Ririn untuk dimintai penjelasan. Akibat kejadian ini, Kepala Puskesmas Kota Sidoarjo, dr Hinu langsung mendapat teguran dari Wabup Sidoarjo.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Subandi menilai apa yang dilakukan Puskemas Sidoarjo Kota merupakan kesalahan teknis. Selain itu pihak puskesmas sebelumnya juga tidak berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo terlebih dahulu. Akibatnya ratusan warga berkumpul dan berkerumun di dalam puskesmas hingga mengakibatkan warga saling berdesakan saat mendaftar nomor antreannya itu.
"Seharusnya teknisnya tidak seperti ini. Di wilayah lain sudah berjalan dengan baik, pelaksanaan pendaftaran melalui kantor desa masing-masing. Hanya di Puskesmas Sidoarjo Kota saja yang seperti ini. Ini menjadi evaluasi bersama jangan sampai terjadi seperti ini lagi. Mulai besok vaksinasi bisa dilakukan di kantor balai desa masing-masing," tegas Subandi kepada republikjatim.com Kamis (01/04/2021).
Selain itu, Subandi mohon maaf kepada warga Sidoarjo atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia berjanji kejadian serupa tidak akan terulang kembali.
"Kami memastikan vaksinasi untuk lansia bisa tercover semua. Untuk itu warga diminta sabar karena pelaksanaanya bisa dilakukan di kantor desa masing-masing," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi