Pj Bupati Perintahkan Sisa Stok 64 Drum Aspal Didistribusikan Ke Kecamatan untuk Penambalan Jalan Rusak

republikjatim.com
DIDISTRIBUSIKAN - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono meminta Dinas PUBM dan SDA mendistribusikan 64 drum stok aspal yang ada di gudang workshop penyimpanan aspal di Sukodono ke 18 kecamatan di Sidoarjo, Jumat (19/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo memastikan bakal mempercepat proses perbaikan jalan rusak di Sidoarjo. Ini menyusul pasokan aspal saat ini masih tersedia 64 drum di gudang workshop penyimpanan aspal milik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo di Sukodono.

"Saat ini di gudang workshop milik Dinas PUBM dan SDA masih ada sekitar 64 drum aspal yang siap digunakan. Sebagai bentuk akselerasi percepatan perbaikan jalan rusak, maka Camat bisa menggunakan aspal untuk membantu proses perbaikan jalan," ujar Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono di sela meninjau gudang aspal di Sukodono, Jumat (19/02/2021).

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Lebih jauh, Pj Bupati yang akrab dipanggil Cak Hud ini meminta para Camat bisa menggunakan dana Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang dananya sudah ditransfer ke masing-masing kecamatan.

Baca juga: Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

"Kalau ada laporan jalan rusak dan menimbulkan korban, maka Camat bisa langsung memperbaikinya tanpa harus menunggu perbaikan dari dinas terkait," pintahnya.

Sementara Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Mujiono yang ikut mendampingi sidak di workshop menegaskan saat ini pihaknya sedang dalam proses lelang pembelian aspal. Alasannya, karena stok aspalnya sudah menipis.

Baca juga: Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

"Proses lelang kurang lebih dibutuhkan waktu sekitar dua bulan. Stok aspal yang ada sekarang sudah menipis," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru