Sidak Banjir, Pj Bupati Pastikan Pompa di BCF dan Sidokare Berfungsi Tiga Jam Air Surut

republikjatim.com
BANJIR - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menggelar sidak banjir di Sidokare, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo yang selama dua hari terendam banjir, Selasa (16/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hujan deras yang terjadi Senin malam, (15/2/2021) mengakibatkan banjir di sejumlah titik wilayah Sidoarjo. Diantaranya Perum BCF, JL Monginsidi, Kelurahan Sidokare, Desa Sepande, JL Raya Juanda dan JL Raya Porong Lama.

Banjir paling parah terjadi di Kelurahan Sidokare dan Perumahan Bumi Citra Fajar (BCF) hingga mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang air banjir.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono sidak mengecek Pompa di kali Karanggayam yang difungsikan untuk menyedot genangan air di Perumahan BCF. Ada dua pompa dengan kapasitas 500 liter per detik. Satu pompa dipastikan berfungsi dengan baik. Namun satu lagi pompanya tidak berfungsi karena rusak dan sedang dalam proses perbaikan.

Pantauan di lapangan, tingginya debit air di Kali Karanggayam menjadi penyebab tidak maksimalnya penyedotan. Jika air sungai surut penyedotan dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Namun jika air sungai belum surut akan lebih lama lagi.

"Kalau air Kali Karanggayam surut, estimasi penyedotan air sekitar 3 jam akan surut," ujar Hudiyono usai sidak di Perumahan BCF dan Sidokare, Selasa, (16/02/2021).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Sidak Pj Bupati Sidoarjo dilanjutkan ke Kelurahan Sidokare, Kecamatan Sidoarjo. Di sela sidak Hudiyono membagikan masker kepada warga sekitar. Di Sidokare ini ada satu pompa yang dicek Pj Bupati Sidoarjo.

"Kondisi pompa masih berfungsi dengan baik dan sedang melakukan penyedotan air banjir," imbuhnya.

Hudiyono yang akrab disapa Cak Hud ini menegaskan banjir di Sidoarjo disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi. Cak Hud mengaku mulai semalam terus memantau air banjir bersama BPBD Pemkab Sidoarjo.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kami sudah memetakan daerah yang banjir. Saya bersama Kepala BPBD dan Kepala Dinas PU BM dan SDA mengecek langsung lokasinya. Terutama, pompa-pompa kondisi tetap berfungsi. Pompa di sungai wilayah Sidokare kemampuannya 500 liter per detik. Kemudian di BCF sama, ada satu pompa di BCF rusak. Kalau berfungsi semua disedot dalam waktu tiga jam banjir surut," tandasnya.

Sementara diperkirakan debit air Sungai Sidokare dan Sungai Karanggayam masih tinggi karena bersamaan dengan waktu air laut pasang. Tinggi-tingginya air pasang terjadi pada pertengahan bulan. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru