Vaksinasi Nakes di Sidoarjo Tercepat se Jatim, Dinkes Renacanakan Tenaga Pelayanan

republikjatim.com
VAKSIN - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono memimpin rapat koordinasi soal rencana vaksinasi tenaga pelayanan usai vaksinasi tenaga medis di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (05/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Vaksinasi tahap pertama untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) di Sidoarjo sudah selesai lebih awal dari waktu yang ditargetkan. Pemprov Jatim menargetkan vaksinasi nakes untuk wilayah Jatim selesai akhir Februari 2021. Dari total 17.960 vaksin yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, jumlah nakes yang sudah divaksin sebanyak 9.173 orang. Jumlah itu sudah mencapai 102,15 persen.

Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo, dr Syaf Satriawarman mengatakan dari jumlah nakes itu saat ini sedang dalam proses vaksinasi kedua. Karena jumlahnya kurang, Dinkes Pemkab Sidoarjo akan mengusulkan penambahan vaksin ke Dinkes Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

"Minggu ketiga Februari ini, Sidoarjo sudah mulai melakukan vaksinasi tahap kedua untuk tenaga pelayanan publik," ujar dr Syaf Satriawarman kepada republikjatim.com, Jumat (05/03/2021).

Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menjelaskan jika Sidoarjo sudah menjalankan amanah Gubernur Jawa Timur. Yakni mampu menyelesaikan vaksinasi nakes tepat waktu.

Baca juga: Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

"Target pemerintah Februari selesai, Sidoarjo sebelum pertengahan bulan Februari sudah selesai. Ini semata-mata untuk percepatan," ungkap Hudiyono usai bertemu tim Gugus Tugas Covid-19 Jatim di Pendopo Delta Wibawa.

Data yang disampaikan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Makhyan Jibril saat berkunjung ke Sidoarjo menegaskan Nakes di Sidoarjo sudah 100 persen melakukan vaksinasi tahap pertama. Hal itu merupakan capaian tertinggi di Jawa Timur. Pihaknya, mengucapkan berterima kasih kepada tenaga kesehatan Sidoarjo yang sangat antusias dan dari dinas kesehatan Sidoarjo sangat memfasilitasi.

Baca juga: Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

"Vaksinasi awal-awal memang ada problem, karena sistemnya masih online. Sekarang sudah dengan sistem kolaboratif online dan offline. Yakni ada sistem manual dan berdasar rekapan manual vaksinasi Nakes Sidoarjo tahap pertama mencapai 100 persen," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru