Pj Bupati dan Forkopimda Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di RSUD Sidoarjo untuk Jaga Kekebalan

republikjatim.com
VAKSIN - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengikuti vaksin tahap kedua di Gedung Hemodialisa RSUD Sidoarjo, Jumat (29/01/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Sidoarjo berjalan lancar dan suasana terlihat lebih tenang dan santai. Hal Ini terlihat dari wajah para peserta vaksin tahap kedua mulai para pejabat Forkopimda yang hadir dan para tenaga kesehatan (nakes) tim vaksinasi covid-19 yang bertugas menyuntik vaksin ke para pejabat Pemkab Sidoarjo di Gedung Hemodialisa RSUD Sidoarjo, Jumat (29/01/2021).

Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiyono yang akrab disapa Cak Hud datang di Gedung Hemodialisa lantai 4 RSUD bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji. Kemudian disusul Dandim 0816 Letkol Inf M Iswan Nusi, Kajari Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono, Sekda A Zaini, Ketua PN Mohammad Muchlis, Ketua DPRD Sidoarjo Usman, Kepala Kemenag M Amir Sholehuddin dan Ketua PCNU KH Maskhun.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Tenaga kesehatan yang mendapat vaksinasi bersamaan dengan Forkopimda diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Syaf Satriawarman dan Direktur RSUD Atok Irawan serta sejumlah tenaga nakes lain yang sebelumnya melakukan vaksinasi tahap pertama.

Mereka yang baru saja suntik vaksin diminta istirahat dulu tidak melakukan aktivitas minimal 30 menit untuk observasi. Di lantai 4 gedung Hemodialisa RSUD sudah disediakan ruangan observasi bagi mereka yang baru divaksin Covid-19.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Sebelum divaksin, hasil cek tekanan darah saya normal 120/90 dan rasanya sama seperti yang vaksin pertama tidak terasa sakit. Saya yakin vaksin Sinovac ini aman jadi tidak ada yang dikhawatirkan. Saya menghimbau kepada masyarakat agar pada waktunya jangan takut divaksin," ujar Cak Hud.

Vaksinasi tahap dua ini merupakan lanjutan dari vaksinasi tahap pertama. Selang 14 hari dari pemberian dosis pertama, dilanjutkan dengan suntikan kedua yang bertujuan untuk menguatkan respons imun yang terbentuk sebelumnya.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

"Dua dosis suntikan ini akan memicu respons antibodi yang lebih optimal dan lebih efektif di masa yang akan datang. Antibodi ini baru akan optimal 14-28 hari setelah suntikan kedua," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru