2.325 Personel Diterjunkan Amankan Pilkades Serentak di 173 Desa di Sidoarjo

republikjatim.com
TERJUNKAN - Polresta Sidoarjo menerjunkan sebanyak 2.325 pasukan untuk pengamanan Pilkades Serentak di 173 desa di Sidoarjo yang bakal digelar 20 Desember 2020. Tampak pasukan saat apel pelepasan di GOR Sidoarjo, Sabtu (19/12/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 2.325 personel Polresta Sidoarjo, Polres jajaran dan Brimob BKO Polda Jatim, mulai bergeser ke 1.384 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkades Serentak 2020 di 173 desa di Sidoarjo, Sabtu (19/12/2020). Ribuan pasukan ini mengikuti apel sebelum diberangkatkan menuju ribuan TPS Pilkades.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji pada apel pergeseran personel pengamanan Pilkades serentak 2020 Sidoarjo mengatakan ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan lebih petugas. Diantaranya, pelaksanaan Pilkades di tengah situasi pandemi Covid-19, personel harus menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat serta para kontestan Pilkades.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Makanya TPS harus memenuhi SOP protokol kesehatan. Wajib ada tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, cairan hand sanitizer, bilik suara khusus, pengaturan jaga jarak dan tersedianya Alat Pelindung Diri (APD)," ujarnya.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Personel keamanan di TPS, kata Sumardji juga diminta tidak segan untuk mengingatkan bahkan menindak siapa saja yang melanggar protokol kesehatan. Dengan memperketat disiplin protokol kesehatan di wilayah TPS, diharapkan tidak sampai terjadi klaster baru pada Pilkades Serentak 2020 di Sidoarjo.

"Kami juga memerintahkan personel untuk bekerja ekstra mengawasi kalau ada praktek botoh, perjudian dan permainan uang dalam Pilkades yang terselenggara 20 Desember 2020. Satgas Botoh juga personel lain bersama perangkat desa dan Linmas terus berkoordinasi dan bekerjasama mengawasi pelanggaran-pelanggaran itu. Jangan segan menindak tegas untuk mengamankan para pelanggar," pintahnya.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Untuk pemetaan wilayah rawan pada Pilkades kali ini, menurut Sumardji sudah dideteksi sejak dini. Yakni ada 28 desa tingkatnya sangat rawan, 56 desa rawan, kemudian ada 89 desa kurang rawan.

"Beberapa hari sebelum Pilkades, Polresta Sidoarjo bersama jajaran juga menggelar silaturahmi ke para tokoh agama, tokoh masyarakat, para perangkat desa serta mensosialisasikan berbagai himbauan agar pelaksanaan Pilkades Serentak 2020 di wilayah Sidoarjo berlangsung aman, damai, sehat dan kondusif," tandasnya. Zak/Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru