Kapasitas TPA Jabon Hampir Overload, Proyek Pembangunan Sanitary Landfill Hampir Selesai

republikjatim.com
SIDAK - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono berkunjung ke TPA Jabon bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sigit Setyawan menyaksikan volume sampah yang mencapai 92 persen atau nyaris overload, Jumat (13/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tahun 2020 ini menjadi tahun terakhir beroperasi bagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Tlocor, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Rencananya, mulai Tahun 2021 mendatang TPA ini bakal ditutup dan bakal diubah menjadi taman.

Rencana itu disampaikan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat berkunjung ke TPA Tlocor bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan, Jumat (13/11/2020). Hudiyono melihat langsung kondisi TPA Tlocor. Pria yang akrab disapa Cak Hud ini berbincang dengan sejumlah petugas dan beberapa warga sekitar TPA.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

"Sudah kami cek, TPA ini sudah hampir penuh. Sekarang ini volumenya mencalai sekitar 92 persen. Kapasitasnya tinggal sekirar 8 persen," ujar Cak Hud di sela kunjungan itu.

Karenanya, Pj Bupati memberi semangat kepada para pekerja agar lebih maksimal menjalankan tugasnya. Pihaknya meminta agar tidak sampai TPA itu overload sebelum sanitary landfill di sekitar lokasi pembuangan sampah itu dioperasikan. Saat ini, proyek pembangunan sanitary landfill yang berada di dekat TPA Tlocor itu juga sudah hampir selesai.

Baca juga: Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

"Pembangunan sanitary landfill sudah sekira 95 persen. Akhir tahun ini sudah selesai. Kami harap bisa dioperasikan mulai tahun depan," pintahnya.

Sementara kata Cak Hud, area pengolahan sampah (sanitary landfill) itu dibagi dua bagian. Yakni composting, untuk sampah hijau yang bisa diolah menjadi pupuk kompos. Seperti sampah bekas sayur dan sebagainya. Kapasitas kompostingnya bisa 35 ton perhari. Kemudian ada shorting, berfungsi memilah sampah plastik. Kapasitasnya mencapi 15 ton per hari. Ada juga Leachete yang berfungsi memfilter air lindi (air sampah) untuk diolah agar baku mutunya terkontrol. Bahkan air bisa dibuang ke sungai.

Baca juga: Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

"Sanitary landfill ini berada di area seluas 8 hektar. Tahun 2021 besok bakal mulai dioperasikan. Sedangkan area TPA yang sudah tidak berfungsi, ke depan akan dijadikan taman," tandas Pj Bupati asal Tanggulangin ini. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru