Saat Pidato Anggota Komisi III DPRD Pacitan Berpulang Mendadak

republikjatim.com
BERPULANG - Anggota DPRD Pacitan, Sabarudin Achmad (71) berpulang (meninggal) mendadak di Pendopo Kecamatan Ngadirojo dievakuasi petugas ke rumah duka dengan mobil ambulance, Selasa (03/11/2020).

Pacitan (republikjatim.com) - Kabar duka menyelimuti Kota Seribu Goa Pacitan. Ini menyusul, kabar meninggal mendadaknya anggota Komisi III DPRD Pacitan dari Fraksi PDIP. Sontak kabar duka mendalam ini membuat masyarakat Pacitan kaget.

Apalagi, anggota Komisi III ini dikabarkan meninggal saat memberikan sambutan di acara undian hadiah pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) yang di hadiri Bupati Pacitan dan Muspika Ngadirojo. Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Ngadirojo, Selasa (03/11/2020).

Anggota DPRD Pacitan yang berpulang itu adalah Sabarudin Achmad. Pria 71 tahun ini merupakan warga Dusun Krajan, Desa Borang, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Dia dikabarkan sebelum dipanggil Allah SWT, sedang berpidato (memberi sambutan) di Pendopo Ngadirojo.

Kabar duka berpulangnya anggota DPRD Kabupaten Pacitan ini dibenarkan Kapolsek Ngadirojo AKP Nursalim. Menurutnya, petugas polsek mendapat laporan dari Camat Ngadirojo, Munirul Ichwan. Kejadiannya, sekitar pukul 09.30 WIB di Pendopo Kecamatan Ngadirojo.

"Saat meninggal saudara (Sabarudin Achmad) sedang memberi sambutan dalam acara undian hadiah pelunasan PBB-P2. Saat memberi sambutan itu, tiba-tiba tergolek lemas dan pingsan. Kemudian dibawa ke Puskesmas Ngadirojo, sesampainya di puskesmas korban langsung diperiksa secara medis. Diketahui korban sudah dalam meninggal dunia," ujar AKP Nursalim kepada republikjatim.com, Selasa (03/11/2020).

Nursalim menjelaskan pihaknya mendapat laporan langsung mendatangi TKP. Bahkan pihak Polsek dan Camat Ngadirojo menggelar olah TKP dan memintakan visum korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis penyebab meninggalnya anggota Komisi III DPRD Pacitan ini diduga karena serangan jantung.

"Korban dinyatakan meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Ngadirojo karena serangan jantung. Berdasarkan keterangan dr Nasir korban mengalami serangan jantung, makanya pengurusan jenazah seperti biasa," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru