Masih dari Cluster Sukolilo, Kasus Konfirmasi Covid-19 di Ponorogo Terus Bertambah

republikjatim.com
PETA - Peta sebaran Covid-19 di Ponorogo terus bertambah per Kamis (23/04/2020) kemarin.

Ponorogo (republikjatim.com) - Jumlah pasien kasus Covid-19 di Ponorogo terus bertambah. Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni mengumumkan jumlah pasien terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Ponorogo ada tambahan 1 orang. Tambahan 1 seorang pasien ini masih dari cluster Sukolilo.

Dengan adanya tambahan 1 orang itu, membuat jumlah akumulatif pasien positif Corona di Ponorogo menjadi 8 orang. Satu pasien sudah dinyatakan sembuh dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Kemarin sore Bapak Bupati menyatakan ada tambahan 1 orang positif Covid-19 dari Kecamatan Ponorogo. Total akumulatif di Ponorogo ada 8 orang dengan rincian 7 isolasi di rumah sakit dan 1 orang dinyatakan sembuh," ujar Kasi Humas Dinas Kominfo dan Statistik Pemkab Ponorogo, Alim Faizin, Jumat (24/04/2020).

Lebih jauh Alim menambahkan pasien kedelapan merupakan istri dari pasien yang berasal dari Kecamatan Ponorogo yang sudah dirawat lebih dulu di rumah sakit. Pasien ini masih merupakan cluster Sukolilo. Para pasien terpapar Covid-19 dari orang-orang yang mengikuti pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

"Awalnya sebanyak 9 orang dari Ponorogo yang ikut menjadi peserta dalam pelatihan TKHI. Selanjutnya temukan tiga pasien pertama positif Covid-19 hingga menjadi 8 orang itu," imbuhnya.

Pemkab Ponorogo bakal terus melaksanakan tracking dan mendapati puluhan kontak dekat dengan para pasien. Saat dilakukan rapid test lanjutan, hasil rapid test ada beberapa orang dinyatakan reaktif dan dilanjutkan uji swab. Setelah uji swab bertambah dua orang sehingga menjadi lima orang.

"Dari situlah dan beberapa hari kemudian, pasien positif dari cluster Sukolilo bertambah dan hingga sampai hari ini menjadi delapan orang," tegasnya.

Alim Faizin menguraikan peta penyebaran Covid-19 di Ponorogo rincuannya ODR berjumlah 14.327 orang dengan rincian isolasi mandiri sejumlah 7.630 dan lulus isolasi sebanyak 6.697. Sedangkan untuk ODP sebanyak 374 orang dengan isolasi rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 75 orang dan yang sudah lulus isolasi ada 296 orang. Sedangkan OTG sejumlah 71 orang dengan rincian isolasi Mandiri 57 orang dan lulus isolasi sebanyak 14 orang.

"Sedangkan PDP ada 27 orang. Rinciannya isolasi rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 12 orang dan yang lulus isolasi sebanyak 10 orang. Terakhir kasus pasien konfirmasi (positif) ada 8 orang. Yang diisolasi rumah sakit 7 orang dan dinyatakan sembuh 1 orang," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru