Tak Hiraukan Himbauan Petugas, Warkop Ditutup Pengelolah Diamankan Polisi

republikjatim.com
TUTUP - Petugas Polsek Tanggulangin menutup paksa dua Warkop di Desa Ketapang dan Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo karena tak menghiraukan peringatan petugas, Sabtu (28/03/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya dua Warung Kopi (Warkop) yang berada di Desa Ketapang dan Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terpaksa ditutup puluhan petugas Polsek Tanggulangin, Sabtu (28/03/2020). Penutupan kedua warkop ini dipimpin langsung Kapolsek Tanggulangin AKP Hankie Fuariputra.

Kedua warkop ditutup paksa, lantaran pengelolahnya tidak menghiraukan himbauan petugas dan Maklumat Kapolri.

"Selain itu, tidak menghiraukan Surat Edaran Plt Bupati Sidoarjo yang sudah dibagikan maupun ditempelkan di sejumlah dinding Warkop, rumah karaoke serta tempat-tempat keramaian maupun tempat nongkrong lainnya," kata Kapolsek Tanggulangin AKP Hankie Fuariputra kepada republikjatim.com, Sabtu (28/03/2020).

Hankie memaparkan hampir setiap hari pihaknya bersama anggotanya bakal terus berpatroli dan menyisir sejumlah tempat keramaian. Diantaranya warung kopi, rumah karaoke dan lainnya. Selain itu juga menertibkan dan membubarkan sekaligus menempelkan maklumat Kapolri dan Pemkab Sidoarjo.

"Penertiban, pembubaran dan penutupan warung kopi ini bertujuan mencegah serta memutus mata rantai wabah virus Corona (Covid-19). Karena penyebaran virus Corona dengan cepat hampir di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Dalam penutupan itu, lanjut Hankie pihaknya terpaksa mengamankan dua pemilik warung kopi dan 2 orang penikmat (pembeli kopi). Mereka dibawa untuk diamankan ke Polsek Tanggulangin.

"Mereka diamankan karena saat diberi sosialisasi terkait bahayanya virus Corona (Covid-19) menolak menutup warungnya dan melawan petugas," tegasnya.

Untuk pemilik warung kopi, kata Hankie bakal diberi pembinaan agar paham dan mengerti soal penyebaran virus Corona. Selain itu, mereka bakal diberi sanksi untuk membuat surat pernyataan untuk tidak membuka warung sementara waktu.

"Tapi, kalau diketahui tetap membandel membuka warung, maka kami juga tidak segan-segan memberikan sanksi tegas berupa hukuman," pintahnya.

Sementara itu, Hankie menghibau agar warga tidak memborong atau membuat stok sembako untuk mencukupi kebutuhan di rumah. Karena ketersediaan sembako dari pemerintah masih ada dan normal.

"Demi menjaga Kamtibmas tetap aman. Jangan sampai terpengaruh isu-isu yang saat ini sedang berkembang di media sosial," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru