Jalur Ponorogo-Trenggalek Tertimbun Longsor, Tertutup Batu Besar

republikjatim.com
LONGSOR TUTUP JALAN - Sebuah alat berat mengevakuasi bongkahan batu besar dan lumlur yang menutup badan jalan antar Kabupaten Ponorogo - Kabupaten Trenggalek, Rabu (25/03/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngrayun, Ponorogo Selasa (24/03/2020) mengakibatkan longsor yang menutup akses jalan alternatif Ponorogo-Trenggalek. Longsor yang menutup jalan antar kabupaten itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun evakuasi menngunakan alat berat baru dilaksanakan, Rabu (25/03/2020). Bongkahan tanah dan batu raksasa yang longsor menutup ruas jalan antara Kabupaten dari tebing setinggi 10 meter dengan panjang 8 meter.

"Bencana tanah longsor yang menutup jalan antar kabupaten itu terjadi Selasa malam," kata Kapolsek Ngrayun AKP Suroso kepada republikjatim.com, Rabu (25/03/2020).

Longsor kata Suroso tepat terjadi di Dusun Krajan, Desa Temon, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. Jalan yang tertutup merupakan akses menuju Pasar Jajar, Kecamatan Pule, Trenggalek.

"Longsor itu karena curah hujan tinggi. Karena medan yang gelap dan jalan tanjakan evakusasi harus mendatangkan alat berat karena materiallumpur serta bongkahan batuan besar tidak bisa dievakuasi manual," tegasnya.

Sementara Camat Ngrayun Hadi Sulistyono menegaskan dalam setiap bencana lintas sektor instansi langsung bergerak. Menurutnya, para pemangku kepentingan dan kebijakan di wilayah Ngrayun sudah terbangun erat. Agar jalan antar kabupaten bisa normal kembali, maka langsung dikomunikasikan dengan berbagai pihak terkait.

"Sejak kejadian Kades Temon langsung menelepon saya meminta saran dan bantuan mendatangkan alat berat untuk menangani longsor. Karena material yang menutup jalan banyak bebatuan besar dan lumpur. Saya juga sudah menghubungi BPBD Pemkab Ponorogo untuk laporannya," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru