Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo digemparkan penemuan sosok mayat perempuan yang tewas mengapung di aliran sungai Kedung Nguling, Sabtu (21/03/2020).
Penemuan mayat perempuan di sungai ini diketahui bernama Temu (52) janda asal Dusun Pandean, Desa Kalimati, Kecamatan Tarik. Saat ditemukan korban masih mengenakan baju warna pink dan tersangkut di ranting pohon di sungai itu.
Jenazah korban kali pertama ditemukan Ny Feti (42) dan Ny Kustianah (44) warga Desa Temu, Kecamatan Prambon. Seusia melihat mayat korban, saksi langsung memberitahu perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Prambon.
Salah seorang tetangga korban, Yudi Arjuno mengatakan sudah 3 hari ini Ny Temu hilang. Sejak hilang itu, keluarga sudah melaporkan ke Polsek Tarik. Selain itu, selama korban tidak pulang, keluarga terus mencari keberadaan korban.
"Dulu korban sering tak terapi ke saya. Karena korban mengalami depresi. Beberapa hari ini terakhir sering bilang ingin bunuh diri," katanya kepada republikjatim.com, Sabtu (21/03/2020).
Sementara Kapolsek Prambon AKP, Sumarsono mengakui ada temuan sosok mayat perempuan yang mengapung di sungai. Menurutnya, setelah penyelidikan dan proses identifikasi di TKP korban adalah Ny Temu. Selain itu, kata Sumarsono menegaskan berdasarkan keterangan keluarga korban, selama ini kejiwaan korban terganggu.
"Makanya korban setiap hari bilang mau bunuh diri. Untuk penyebab kematian korban masih diselidiki. Apakah karena bunuh diri atau lainnya," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi