Kapolres Ponorogo Himbau Warga Menjauhi Lokasi Rawan Longsor

republikjatim.com
KUNJUNGI - Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto meninjau longsor dan para pengungsi di Petak 74 RPH Guyangan BKPH Ponorogo Barat masuk Dusun Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Kamis (05/03/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Longsor yang menerjang perkebunan dan persawahan Dusun Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo membuat Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto berkunjung ke lokasi kejadian, Kamis (05/03/2020). Orang nomor 1 di Polres Ponorogo ini langsung menuju Petak 74 RPH Guyangan BKPH Ponorogo Barat masuk Dusun Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung yang ambles dan longsor sepanjang 200 - 300 meter itu.

"Longsor menyebabkan warga RT 03 RW 04 mengungsi ketempat yang lebih aman. Apalagi tanah longsor memutus jalan antar dusun," katanya.

Arief Fitrianto menegaskan berdasarkan keterangan tanah itu sudah mengalami keretakan dan bergerak mulai Tahun 2018 lalu. Karena itu, pihaknya menghimbau warga untuk menjauh dari lokasi rawan longsor.

"Kami sudan korfimasi dengan pemerintah desa untuk mencarikan tempat pengungsian bagi 16 jiwa yang pemukiman mereka paling dekat dengan lokasi longsor," tegasnya.

Sementara sebanyak 6 KK atau16 jiwa yang mengungsi merupakan warga RT 03 RW 04 Dusun Tugunongko, Desa Tugurejo. Berdasarkan datanya 16 warga yang mengungsi itu Sutari (35), Andriyani (27), Reno (6), Sartun (60), Muh Khoirul (24), Miskun (65), Dasmi (60), Misdi HP (43), Wiji Astuti (30 ), Berlian (6), Naftan (1,5 ), Boniran (55), Lamiyem (50), Ahmad Anshori (24 ), Karaiman (65), dan Parwoto (30). Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru