Karyawan Salon Asal Surabaya Tewas di Kamar Kosnya di Krian

republikjatim.com
TEWAS - Sejumlah petugas Polresta Sidoarjo dan Polsek Krian menggelar olah TKP di kamar tewasnya Didik Dwi Suhartono (61) JL Raya Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo Krian, Sidoarjo, Selasa (03/03/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Krian mendadak dikejutkan penemuan jenazah Didik Dwi Suhartono. Pria 61 tahun asal Kupang Panjaan 3 A Kelurahan dr Soetomo, Tegalsari, Kota Surabaya ini ditemukan tewas di dalam kamar kos yang juga menjadi mes karyawan Salonku di dalam SPBU JL Raya Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo Krian, Kabupaten Sidoarjo (depan Kantor Kecamatan Krian) Selasa (03/03/2020).

Saat ditemukan, korban sudah membujur kaku dengan posisi terlentang di kamar. Korban masih mengenakan kaos oblong warna kuning dan celana pendek hitam.

Salah satu saksi yang juga teman kerja korban, Iin Indarti Ningsih (29) warga Dusun Kemalangan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo mengatakan Minggu (01/03/2020) korban masuk kerja sebagai karyawan Salonku. Namun, belum sampai selesai kerja korban mengeluhkan badannya sakit dan minta diantar periksa ke Rumah Sakit Yapalis Krian. Hasil analisa dokter yang merawat korban mengalami sakit Maag dan Asam lambung sangat tinggi.

"Sepulang dari rumah sakit, korban meneruskan kerja. Tak berselang lama, korban pamit karena badannya mengeluh masih sakit. Selanjutnya, keesokan harinya (Senin) Salonku tutup korban pun tak kelihatan," katanya.

Lebih jauh, Iin menceritakan Selasa dirinya menjenguk korban untuk melihat kondisi korban. Sesampai di kamar korban saksi mengetuk pintu kamar korban. Namun, tidak ada respon meski dipanggil berkali-kali.

"Karena dikunci dari dalam. Kami menghubungi Sokeh untuk mengambil kunci serep. Kami terkejut begitu membuka pintu kamar, korban sudah terlentang terbujur kaku tidak bernyawa," ungkapnya.

Sementara Kapolsek Krian, Kompol M Kholil menegaakan Korban terbujur kaku kemungkinam sudah sejak Minggu malam. Apalagi, korban masuk di kamar sejak Minggu sore. Saat olah TKP, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Hanya ditemukan obat-obatan dalam plastik dan hasil rekam medis atas nama korban.

"Kemungkinan korban meninggal karena sakit. Jenazaj korban dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dimintakan visum. Kami pun memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kematian korban," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru