Pj Kades Glagaharum Diperpanjang Plt Camat Porong

republikjatim.com
DIPERPANJANG - Pelantikan dan pengambilan sumpah Pj Kades Glagaharum, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Mukhammad Tosim sebagai bentuk perpanjangan jabatan, Selasa (25/02/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Berakhir sudah masa jabatan Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Glagaharum, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Selama setahun jabatan Pj itu dipegang Mokhammad Tosim. Kali ini, Mokhammad Tosim kembali dilantik dan diambil sumpah oleh Plt Camat Porong Imam Mukri Affandy.

Perpanjangan jabatan itu, dihadapan Forkopimpka Porong, Perangkat Desa, BPD, Toga, Tomas dan PKK di Pendopo Balai Desa Glagaharum, Selasa (25/02/2020).

Plt Camat Porong, Imam Mukri Affandy mengatakan pelantikan Pj Kades ini, wujud perpanjangan. Karena sebelumnya masa jabatannya sebagai Pj Kades sudah berakhir. Namun, hari ini dilantik kembali.

"Soal Pilkades Serentak 19 April 2020 mendatang, di wilayah Kecamatan Porong hanya Desa Kebonagung yang menggelar pemilihan dengan sistem e votting," katanya.

Imam Mukri Affandy memaparkan hanya satu desa yang ikut e voting lantaran desa lainnya belum siap. Selain peralatan dan biaya mahal, di desa terdapat jumlah penduduk serta hak pemilih paling banyak dari desa-desa lain.

"Ini kami ingatkan karena serangkaian pelantikan Penjabat Kepala Desa tidak semata-mata digelar, tetapi menjadi regulasi dan ketentuan yang harus dilaksanakan," imbuhnya.

Sejak masa jabatan Pj Kades habis, kata Imam Mukri maka kewenangannya juga habis. Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) keputusannya ada sejumlah keterbatasan dan perlu banyak pertimbangan.

"Dengan adanya Pj Kades ini diharapkan roda pemerintah Desa Glagaharum berjalan normal dan tidak ada problem yang tidak dapat diselesaikan. Segera berkoodinasi ke semua pihak dan semua pemangku yang ada di desa. Termasuk BPD, LPMD beserta lainya," tegasnya.

Sementara Pekerjaan Rumah (PR) soal Pilkades Serentak sudah menjadi tugas yang biasa. Namun biasanya mainset tertanam seakan-akan menjadi pekerjaan yang luar biasa. Sehingga suasana, keadaan dan kondisi terbawa.

"Pilkades itu kegiatan biasa. Jangan berpikir jauh dulu. Sekarang dihadapan pemilih pejabat adalah pelayan masyarakat bukan dilayani," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru