Ponorogo (republikjatim.com) - Jalur utama Ponorogo-Trenggalek kembali menelan korban. Ini menyusul kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan mobil Honda Mobilio di JL Raya Ponorogo-Trenggalek Dusun Ngemplak Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (24/02/2020).
"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, tapi kerugian materialnya cukup besar," kata Kapolsem Sawoo AKP Edi Suyono kepada republikjatim.com, Senin (24/02/2020).
Lebih juah, Edi menceritakan kecelakaan antara truk bernopol AE 8654 EA yang dikemudikan Rudianto (36) warga Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun dan mobil Honda Mobilio bernopol L 1924 DR yang dikemudikan Krisna Mukti (23) warga Dusun Rongganan, Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung bersama empat temannya. Saat di tikungan Dusun Ngemplak menabrak truk lawannya itu.
"Keterangan pengemudi Honda Mobilio kecelakaan berawal saat mobilnya melaju dari arah Trenggalek. Sesampainya di TKP (Tikungan Ngemplak) diduga mengantuk dan tidak menguasai kemudi. Akhirnya mobil yang dikemudikan menghantam truk dari lawan arah yang tepatnya bagian roda belakang samping kanan," imbuhnya.
Atas kecelakaan itu, lanjut Kapolsek asal Gemaharjo, Pacitan ini mobil Honda Mobilio dan truk mengalami kerusakan parah. Kedua unit kendaraan yang terlibat kecelakan harus dievakuasi dan diderek dari lokasi ke Unit Laka, Satuam Lantas Polres Ponorogo.
"Kami menghimbau kepada pengguna jalan nasional Ponorogo- Trenggalek agar lebih waspada dan ekstra hati-hati," pintahnya.
Kecelakaan ini, kata Edi merupakan kecelakaan kesekian kalinya dalam seminggu ini. Beruntung tidak ada korban jiwa. Menurutnya, selain jalurnya berkelok dan naik turun, juga musim penghujan dan sering berkabut. Jika melalui jalur ini maka dibutuhkan konsentrasi dan kondisi yang fit.
"Baik pengemudi maupun kendaraannya harus fit. Kalau mengantuk lebih baik menepi dan beristirahat di tempat yang aman," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi