Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sidoarjo menggelar acara sosial. Kali ini, acara sosial itu dengan mengunjungi dan memberikan bantuan uang tunai kepada dua wartawan senior Sidoarjo yang di masa tuanya menderita sakit.
Kedua wartawan senior yang dikunjungi para pengurus PWI Sidoarjo itu adalah Ahmad Yani wartawan Harian Duta Masyarakat warga Perum Bluru Permai, Sidoarjo dan Ice Sumarto warga JL Kombes Pol M Duriyat I, Sidoarjo.
"Selain silaturrahmi, kami mengajak para anggota PWI ke rumah dua wartawan senior itu agar bisa mendapatkan pengalaman. Minimal tahu apa yang harus disiapkan saat memasuki usia tua atau pensiun," terang Ketua PWI Sidoarjo, Abdul Rouf kepada republikjatim.com, Jumat (03/01/2020) sore.
Menurut Rouf bantuan uang tunai untum kedua wartawan senior yang sakit itu masing-masing senilai Rp 1,5 juta per orang. Uang itu merupakan uang bagian dari acara PWI Sidoarjo Goes To Banyuwangi yang digelar menjelang akhir Tahun 2019 kemarin.
"Tidak ada salahnya berbagi buat para wartawan senior. Banyak pengalaman yang bisa diambil para wartawan muda dari para wartawan senior yang sudah memasuki masa pensiun itu," imbuh Cak Rouf.
Bagi Rouf sakit yang diderita Ahmad Yani maupun Ice Sumarto tidak ada yang menduga sebelumnya. Apalagi, sebelum terserang sakit stroke itu keduanya masih aktif liputan baik masalah pemerintahan maupun masalah kriminal.
"Makanya kami minta masukan kepada kedua wartawan senior itu. Apa saja yang harus dipersiapkan bagi para wartawan sebelum memasuki masa pensiun itu agar tidak kaget dan syok saat pensiun," tegasnya.
Sementara Ahmad Yani mengaku berterima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan dan bantuan itu. Menurutnya bantuan dan perhatian teman-teman PWI Sidoarjo tak ternilai baginya.
"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman. Meski sekarang saya sudah mampu berjalan tetapi mata saya masih belum bisa melihat secara sempurna," ungkapnya.
Begitu juga Ice Sumarto. Pihaknya menyampaikan hal yang sama. Namun dirinya berpesan kepada semua wartawan agar menyiapkan usaha sampingan untuk bekal hidup di masa tua.
"Paling tidak kalau sakit sudah ada yang diharapkan. Karena saya tak menduga sakit saya yang mendadak sejak 8 tahun terakhir saya sudah menghabiskan sekitar 4 motor untuk biaya berobat dan lainnya. Pokoknya wartawan harus punya persiapan usaha di saat masa tua," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi