Absensi Perangkat 19 Desa di Bungkal Ponorogo Gunakan Fingerprint

republikjatim.com
ABSENSI ELEKTRONIK- Para perangkat Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo menggunakan Fingerprint saat masuk kantor, Jumat (03/01/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Bersamaan dengan kemajuan berbasis internet, semua kantor desa di wilayah Kecamatan Bungkal menggunakan alat elektronik untuk absensi perangkat. Hal ini, untuk menjaga tingkat kerajinan dan kinerja masuk ke kantor sebagai pelayanan publik tingkat desa.

Ada sebanyak 19 desa di Kecamatan Bungkal yang sudah meggunakan Fingerprint itu.

"Penggunaan Fingerprint ini serempak di Kecamatan Bungkal mulai tanggal 2 Januari 2020 dari 19 desa. Absensi perangkat sekarang menggunakan alat fingerprint. Dengan menggunakan sidik jari masing -masing perangkat," kata Sekdes Munggu, Suprianto kepada republikjatim.com, Jum'at (03/01/2020).

Suprianto menguraikan dengan alat ini, bakal menekan kecurangan karena masuk kantor harus absen dulu. Selain itu, saat pulang kerja juga absen dan tetap dibatasi jam kerjanya.

"Kalau masuk mulai jam 07.45 hingga 08.30 WIB. Untuk pulang kantor alat bisa difungsikan mulai jam 13.01 hingga jam 17.00 WIB. Nanti bergantung server pusat mau arsipnya juga bisa dikroscek di server pusat," tegasnya.

Sementara Camat Bungkal, Jemangin dikonfirmasi terkait absensi elektronik untuk perangkat desa ini mengaku fingerprint itu pengadaannya ada di masing -masing desa.

"Itu di desanya masing- masing. Semoga kedepan akan lebih disiplin para perangkatnya," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru