Pasuruan (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia atau World Environment Day (WED) 2019, perusahaan hulu migas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kembali menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Khususnya di sekitar tempat HCML beroperasi.
Salah satunya seperti yang dilakukan HCML di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Di pesisir Pasuruan ini, HCML kembali menanam 15.000 ribu bibit mangrove. Kegiatan penanaman bibit mangrove hampir setiap tahun dilakukan HCML.
Bahkan, di tahun ini jumlah bibit mangrove yang ditanam HCML mengalami peningkatan di banding dengan tahun sebelum-sebelumnya. Misalnya di Tahun 2018 jumlah yang ditanam 12.000 bibit pohon mangrove.
"Kegiatan ini bentuk komitmen HCML yang selalu berusaha meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Bahkan tahun ini kami juga menanam pohon mangga gadung," ujar General Manager HCML, Tilak Ranjith Kumar Nithiyeswaran saat memberikan sambutan dalam acara penanaman bibit mangrove dan mangga gadung, Sabtu (16/11/2019).
Tilak berharap bibit mangrove dan mangga gadung yang ditanam di salah satu lahan yang ada di desa setempat itu, kelak akan tumbuh dengan baik. Harapannya bisa dinikmati manfaatnya oleh warga sekitar.
"Nanti kalau saya kembali ke Indonesia, saya pasti akan senang bisa bersama masyarakat Semare menikmati buah mangga yang sudah masak dari pohon yang ditanam hari ini. Pohon mangga adalah buah favorit saya," akunya dengan mendapatkan aplaus sambutan tepuk tangan warga yang hadir.
Sedangkan VP Deputi Operasi SKK Migas, Sondang Maria Maniop menilai program yang dilakukan ini bagian dari komitmen HCML dan SKK Migas dalam memperhatikan lingkungan. Terutama untuk warga dan wilayah operasional HCML.
"Kami harap pohon tumbuh dengan baik, lebat dan membantu area sekitar. Seperti HCML yang berusaha terus menjalin relasi dengan baik bersama warga Desa Semare. Dalam kegiatan penanaman 15.000 bibit pohon mangrove dan 40 bibit buah mangga gadung ini, juga diikuti perwakilan SKK Migas Jabanusa, menejemen dan karyawan HCML, Muspika dan warga masyarakat Desa Semare," tegasnya.
Sementara Kepala Desa Semare, Yazid menegaskan aspirasi dan ucapan terima kasih kepada pihak HCML, yang selama ini banyak membantu desanya menjadi lebih maju dan peduli terhadap lingkungan. Namun, hanya HCML satu-satunya perusahaan gas yang peduli terhadap desanya. Bahkan, Cafe Laut Semare yang saat ini lagi booming di Pasuruan juga berkat didukung HCML.
"Untuk itu kami sangat apresiasi kepada HCML yang selama ini mendukung dan memotivasi desa kami menjadi maju. Kami membuat anak muda di desa kami menjadi bangkit serta peduli terhadap lingkungan," ungkapnya.
Karena itu, Yazid berharap sejumlah perusahaan besar lainnya meniru atau mencontoh HCML. Yakni menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Desa Semare.
"Saya berterimakasih kepada HCML yang sudah berbuat banyak untuk masyarakat Desa Semare," pungkasnya. Waw
Editor : Redaksi