Sidoarjo (republikjatim.com) - Pascakebakaraan lima ruang SDN Waung, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Kamis (14/11/2019) malam, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindik) Pemkab Sidoarjo, Asrofi langsung meninjau lokasi kebakaran, Jumat (15/11/2019). Pihaknya ingin memastikan kondisi kerusakan di lima ruang sekolah di bagian ujung wilayah Sidoarjo itu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi mengatakan kelima ruang yang terbakar itu adalah 1 unit bangunan berukuran 8 x 7 meter yang disekat menjadi ruang kecil-kecil. Kelima ruangan itu antara lain ruang UKS, ruang ITE (komputer), ruang perpustakaan, ruang Kepala Sekolah, musholla dan sisanya gudang.
"Bangunan (ruang) yang terbakar ini akan diusulkan pada anggaran Tahun 2020. Modelnya bisa menjadi los atau disekat-sekat ulang. Nanti melihat kondisi dan keadaan yang disesuaikan kebutuhan," terangnya kepada republikjatim.com, Jumat (15/11/2019).
Menurut Asrofi selama ini SDN Waung memiliki 7 ruang kelas. Salah satu ruang kelasnya dipergunakan untuk ruang guru. Rencananya usulan ke Bupati Sidoarjo bakal diperbaiki secara keseluruhan, terutama ruang yang terbakar.
"Nant terlebih dahulu dilakukan pengecekan oleh tim petugas teknis. Sehingga dapat diketahui masih bisa digunakan apa tidaknya bangunan-bangunan itu," imbuhnya.
Asrofi menilai sejak hari itu renovasi (perbaikan) gedung sudah diusulkan. Sedangkan untuk komputer kemungkinan akan menyusul.
"Yang lebih awal dan penting adalah perbaikan gedungnya terlebih dahulu," tegasnya.
Sementara itu, kata Asrofi selama ini anggaran normal perbaikan biasanya pada pertengahan tahun. Namun pihaknya meminta untuk didahulukan. Sedangkan siswa-siswi tidak diliburkan lantaran tidak mengganggu proses belajar mengajar.
"Hanya ruang kepala sekolah dipindahkan sementara ke ruang guru. Alhamdulillah setelah dicek di lapangan, proses belajar mengajar tetap berjalan dan normal," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi