Rumah, Tambak dan Sekolah di Jabon Terendam Banjir Rob

republikjatim.com
BANJIR - Para siswa SDN Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo terpaksa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dengan nyeker karena rumah dan sekolah mereke terendam banjir, Kamis (07/12/2017).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan hektar tambak, pemukiman penduduk dan sejumlah fasilitas umum (Fasum) termasuk SDN Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo terendam banjir, Kamis (07/12/2017). Banjir rob yang dipicu air laut pasang itu ketinggiannya mencapai 60 sampai 100 sentimeter.

Sejumlah tambak dan rumah warga yang teredam banjir itu tersebar di Dusun Kalialo, Dusun Tanjungsari, Dusun Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Banjir tidak hanya merendam pemukiman penduduk, melainkan juga merendam area tambak, sekolahan, musala, masjid dan fasilitas umum lainnya.

Akibatnya, petani tambak mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Berdasarkan pantuan di lapangan banjir rob juga menggenangi sejumlah sekolah yang ada di Desa Kupang. Seperti banjir di halaman SDN Ill dan SDN IV Kupang. Para siswa yang masuk sekolah untuk mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) harus melepas sepatu dan berjalan tanpa alas kaki dan berjalan di atas air.

Tidak hanya itu, warga yang terdampak banjir kini membutuhkan air bersih, obat-obatan dan tempat penampungan sementara. Sedangkan kerugian akibat banjir lahan area tambak seluas 600 hektar berisi udang dan ikan diperkirakan kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

"Sejak semalam banjir masuk ke rumah menjelang dini hari sampai kini genanan banjir masih tinggi. Dimungkinkan nanti malam, air akan datang lagi dan ketinggian banjir semakin bertambah," terang salah satu Aparatur Desa Kupang, Mustofa kepada republikjatim.com, Kamis (07/12/2017).

Lebih jauh Mustofa menguraikan saat ini warga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Warga tidak mau ada yang mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

"Alasannya rumahnya masih bisa ditempati serta untuk menjaga harta bendanya," imbuhnya.

Kapolsek Jabon, AKP Subadri menegaskan di 3 dusun itu, jumlah penduduknya di Dusun Kalialo mencapai 60 KK berjumlah 100 jiwa, Dusun Tanjungsari dan Tegalsari sebanyak 70 KK berjumlah 300 jiwa.

"Volume ketinggian air yang masuk ke rumah warga kurang lebih 15 sentimeter kalau air laut lagi surut. Sedangkan sebaliknya, kalau air pasang kurang lebih satu meter," tegasnya.

Sementara secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Dwidjo Prawito mengaku belum mengetahui adanya banjir di Desa Kupang, Kecamatan Jabon itu.

"Kami belum mendapatkan laporan soal banjir di Kupang. Kami akan segera mengecek ke lokasi," pungkasnya. Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru