Dorong UMKM Naik Kelas, Tim Abdimas UWKS Dampingi Puluhan Pelaku Usaha Surabaya Perkuat Digitalisasi Laporan Keuangan

republikjatim.com
ABDIMAS - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menyampaikan digitalisasi laporan keuangan UMKM di Ruang Ngopi Bekopi’tj Rabu (26/8/2026) kemarin.

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melangkah nyata dalam mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bertempat di Ruang Ngopi Bekopi’tj, JL Raya Wonokromo Nomor 103 B Surabaya, tim akademisi UWKS menggelar program pendampingan pembuatan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) bagi para pelaku UMKM, Rabu (26/8/2026) kemarin.

​Ketua Tim Abdimas, Dr Eva Wany, SE M Ak CSRS mengatakan agenda ini menjadi wujud kontribusi nyata akademisi UWKS dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Khususnya, pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Ikan Melimpah Harga Anjlok, Nelayan Tambak Cemandi Sedati Justru Siap Naik Kelas Lewat Teknologi Pelet ABF

​"Kegiatan ini, kami rancang secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Harapannya, agar adaptasi para pelaku UMKM terhadap digitalisasi akuntansi dapat diterapkan secara optimal. Meski aliran kas usaha masih berskala mikro, pelaporan keuangannya sudah tertata rapi dan tersistematis. Ini sangat memudahkan pemilik usaha dalam memonitor serta mengevaluasi arus kas mereka," ujar Eva Wany kepada republikjatim.com, Jumat (28/08/2026).

​Hadir sebagai pemateri utama dalam pendampingan itu Fadilla Purwitasari, SE M Ak yang tercatat sebagai dosen Akuntansi UWKS yang juga tengah menempuh Program Doktoral Ilmu Akuntansi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dalam pemaparannya, Fadilla membekali sekitar 20 pelaku UMKM yang hadir dengan tata cara serta prosedur penyusunan laporan keuangan digital. Ia juga memandu praktik langsung pembuatan laporan keuangan yang adaptif terhadap perkembangan era digital.

​"Penting bagi pemilik UMKM untuk memahami laporan keuangan yang valid dan berbasis digital adalah kunci utama. Hal ini, agar fungsi monitoring dan evaluasi bisnis berjalan sehat dan tepat," jelas Fadilla.

Baca juga: Deviasi 10 Persen, Bupati Subandi Sidak Proyek Betonisasi Gedangan - Betro Rp 23 Miliar Minta Kejar Keterlambatan

​Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Dr Ec Budi Prayitno yang juga anggota tim Abdimas sekaligus pemilik Ruang Ngopi Bekopi’tj. Ia mengaku edukasi ini membuka wawasan baru bagi para pemilik usaha yang selama ini masih mengandalkan pencatatan pembukuan konvensional.

​"Sebagai sesama pelaku usaha, saya merasakan betul manfaatnya. Selama ini, pembukuan masih konvensional. Kegiatan ini, membuktikan ada sistem digital yang sangat memudahkan penyusunan laporan keuangan. Kami sangat berterima kasih kepada Tim Pengabdian dan LPPM UWKS yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Harapannya, pembinaan seperti ini terus berlanjut demi kemajuan UMKM di Kota Surabaya," ungkap Budi Prayitno.

Baca juga: Topang Ekonomi Jatim hingga 5,63 Persen, Sidoarjo Unjuk Gigi di Peringatan Hari Jadi Ke 81 Jawa Timur

​Sementara melalui program pendampingan ini, Tim Abdimas FEB UWKS optimistis daya saing serta akuntabilitas tata kelola keuangan UMKM di Surabaya akan semakin meningkat.

"Bahkan para pelaku UMKM di Surabaya bisa naik kelas dan siap menghadapi tantangan pasar yang semakin modern saat ini," pungkas Eva Wany dengan nada optimis. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru