Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir civitas akademika SMA Al Muslim Sidoarjo. Sebanyak 15 siswanya berhasil naik podium untuk menerima penghargaan prestisius dalam ajang Penganugerahan Ajang Talenta Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Gedung SMAN Olahraga, Buduran, Sidoarjo, Kamis (27/08/2026).
Acara yang diselenggarakan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini, menjadi bentuk apresiasi tertinggi bagi insan pendidikan, kepala sekolah serta pelajar berprestasi tingkat SMA/SMK/PKPLK se-Kabupaten Sidoarjo di bidang akademik maupun non-akademik.
Dominasi SMA Al Muslim Sidoarjo terbukti lewat keberhasilan para siswanya menyabet penghargaan dari empat kompetisi bereputasi nasional tingkat kabupaten. Yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Berikut deretan 15 pelajar terbaik SMA Al Muslim penerima penganugerahan:
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr Kiswanto dalam sambutannya memberikan motivasi berapi-api kepada seluruh insan pendidikan yang hadir. Ia menjelaskan era kompetisi global menuntut mental pantang menyerah dan kerja keras di luar batas rata-rata.
"Kita harus bekerja keras, agar bisa berprestasi dan tidak bisa melakukan hal yang biasa-biasa saja," ujar Dr Kiswanto di hadapan ratusan siswa dan guru pendamping itu.
Selain itu, Kiswanto menambahkan prestasi besar di tingkat daerah maupun nasional hanya lahir dari komitmen yang kuat serta konsistensi penuh dalam melampaui batas kemampuan diri.
"Tanpa itu semua, kami tidak yakin prestasi bisa diraih di jaman yang serba cepat dan instan ini," ungkapnya.
Menanggapi raihan gemilang anak didiknya, Kepala SMA Al Muslim, Dr Mahmudah menyampaikan rasa bangga dan syukur mendalam atas apresiasi resmi dari Dinas Pendidikan Jawa Timur. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti efektivitas kurikulum sekolah yang dirancang eksploratif sejak dini.
"Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari efektivitas program kurikulum sekolah yang dirancang untuk menggali sekaligus melejitkan potensi unik setiap siswa sejak dini," ungkap Dr Mahmudah.
Selain itu, Mahmudah menekankan capaian ini adalah buah manis dari komitmen sekolah membangun ekosistem pendidikan yang seimbang. Yakni antara kompetensi akademik, keterampilan kepemimpinan (leadership) dan penguatan akhlak mulia.
"Semua kolaborasi itu menjadi penunjang para peserta didik kami bisa meraih berbagai prestasi di setiap kompetisi," ungkapnya.
Sementara melalui penganugerahan ini, para pemenang diharapkan tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan untuk melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.
"Semu prestasi itu, demi mengharumkan nama Sidoarjo dan Jawa Timur," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi