Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Masjid Agung Sidoarjo tampak berbeda dan lebih semarak, Senin (24/08/2026). Lebih dari 2.000 siswa gabungan dari SMP YPM 7, MTs YPM 2 Sidoarjo dan SMK YPM 8 Sidoarjo memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian peringatan keagamaan dan kebangsaan.
Acara bertajuk tasyakuran ini memadukan tiga momen penting sekaligus. Yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah, HUT ke 81 Republik Indonesia serta Haul ke 22 Pendiri YPM, KH Munir Hasyim Latief. Suasana tausiyah berlangsung hangat dan penuh makna dengan hadirnya penceramah kenamaan, Gus Peyek yang menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK YPM 8 Sidoarjo, Mochammad Chasan Khodari S Pd mengatakan kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Agung Sidoarjo untuk memberikan pengalaman keagamaan secara langsung kepada para siswa dan siswi YPM Sarirogo.
"Harapannya anak-anak (didik) menjadi generasi muda yang cinta masjid dan tidak canggung beraktivitas di dalamnya. Selain itu, kegiatan ini menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW dan menghormati jasa para ulama," ujar Mochammad Chasan Khodari kepada republikjatim.com, Senin (24/08/2026) di sela acara.
Dalam acara itu, dalam tausiyah hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Gus Peyek.memberikan siraman rohani tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Gus Peyek juga memberikan dorongan moral dan pesan kepedulian sosial terhadap kondisi para siswa yang ada di komplek YPM Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo.
Sebelumnya, acara juga dilengkapi acara istigotsah dan pembacaan shalawat untuk Baginda Nabi besar Muhammad SAW.
Selain itu, Gus Peyek yang dikenal dai asal Dusun Sungon, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo ini mengajak ribuan siswa untuk aktif melaksanakan
sedekah dan kepedulian sosial bagi lingkungan sekitanya.
Dalam acara ini, para siswa dan guru juga tampak mengumpulkan infak berupa buah-buahan, nasi hingga berbagai minuman seperti susu.
"Hasil donasi itu, akan dibagikan kepada warga dan peserta acara sebagai bentuk kepedulian antar-sesama di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW ini," tegas Chasan.
Tidak hanya menyampaikan soal suri tauladan Nabi Muhammad SAW, Gus Peyek juga sempat membahas soal kebutuhan perlengkapan siswa kurang mampu. Karena itu, Waka Kesiswaan Chasan menyambutnya dengan baik.
Baca juga: Bupati Subandi Tegaskan Kolaborasi Pemkab dan Seluruh Ormas Jadi Kunci Utama Kemajuan Sidoarjo
"Selama ini, di komplek sekolah YPM sudah memiliki program pendataan rutin. Kalau ditemukan seragam, sepatu atau tas yang rusak (tidak layak), maka pihak sekolah akan langsung menggantinya secara gratis," ungkap Chasan.
Sementara dalam kegiatan juga para peserta didik juga diminta untuk meneladani perjuangan ulama. Terutama dalam momentum Haul KH Munir Hasyim Latief.
"Kami juga mengajak para siswa untuk lebih dekat dan meneladani nilai-nilai perjuangan ulama sebagai pewaris para nabi (warasatul ambiya). Agar hidup lebih tenang, nyaman, barokah dan sejahtera," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi